Selamat datang di blog Zainal Masri- semoga ada manfaatnya dan bernilai Ibadah disisi Nya serta menjadi cemety buat generasi yang akan datang.Amiin ya Rabbal 'Alamiin. Blog ini berisi tentang serba-serbi my prestasi-prestasi yang pernah diraih,, harapan: galilah potensi kita menjadi prestasi” jangan pernah berhenti melakukan aktifitas-aktifitas positif untuk mengukir prestasi ..Allah menciptakan manusia dengan sempurna, Allah memberi banyak potensi/kemampuan. Tugas kita adalah: mencari-menggali-menemukan-menmgembangkan dan meningkatkan kemampuan diri tersebut. Moment adalah peluang yang diberikan Allah kepada kita untuk maju, Allah tidak pernah memberi amanah/beban yang kita tidak mampu. Sukses/takdir baik diberikan kepada mereka yang optimis. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat di antara manusia lainnya. Yakinlah Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-nya. Doa adalah senjata kita yang paling Ampun. Usaha-Ikhtiar-Do,a. Kalau sabar menunggu masa, Insyaallah..��☕☕☕

Rabu, 11 Mei 2022

 Nilai-Nilai ibadah Puasa Dalam upaya menghindari kecanduan Narkoba


1. Nilai Puasa segi kesehatan Jasmani

Ibadah Puasa  terutama Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan kepada umat islam yang beriman. Puasa selain berpahala untuk kehidupan akhirat nyatanya memiliki nilai dan manfaat, baik untuk kesehatan Fisik maupun non fisik. Nilai-nilai tersebut antara lain : 

Dari segi kesehatan Fisik dapat Meningkatkan fungsi otak, Menghilangkan kebiasaan buruk, Menurunkan kolesterol, Detoksifikasi, dan tubuh dapat menyerap nutrisi lebih baik. Dari berbagai manfaat fisik tersebut  adakah yang bisa membantu memulihkan pecandu narkoba?



Puasa di bulan ramadhan merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan kepada kita sebagai umat islam. Puasa selain berpahala untuk kehidupan akhirat nyatanya memiliki manfaat juga untuk kesehatan fisik kita. Manfaat-manfaat tersebut antara lain : Meningkatkan fungsi otak, Menghilangkan kebiasaan buruk, Menurunkan kolesterol, Detoksifikasi, dan tubuh dapat menyerap nutrisi lebih baik. Dari berbagai manfaat fisik karena puasa adakah yang bisa membantu memulihkan pecandu narkoba?


Berdasarkan penelitian yang diungkapkan oleh National Health Service Amerika Serikat mengatakan bahwa kebiasaan berpuasa dapat menghentikan kecanduan rokok. Bila bisa berpengaruh pada kebiasaan buruk merokok, terdapat kemungkinan dapat berfungsi pada pemulihan pecandu narkoba. Hal ini dibuktikan di dalam penelitian Ulfa 2019 yang berjudul “Signifikansi Pengobatan Puasa Pada Pecandu Napza di Pondok Pesantren Istigfar Tombo Ati Semarang”, menyatakan bahwa pecandu dapat pulih melalui metode puasa.


Dari hasil penelitian terhadap lima orang pecandu narkoba, mereka yang menggunakan metode puasa ini  mengalami kemajuan signifikan. Indikator perbedaan tersebut berdasarkan pada kurun waktu penyembuhannya, tingkat kecanduan, dan tingkat niat kesembuhan. Berdasarkan treatment yang telah di lakukan ini, maka puasa memiliki pengaruh terhadap pecandu NAPZA yaitu puasa dapat menimalisir ketergantungan terhadap zat yang memabukkan yang dapat menjadi sarang penyakit.


Dengan cara mengonsumsi komponen-komponen alami yang bisa di produksi oleh otak melalui puasa. Puasa yang dilakukan dengan ikhlas, zat- zat yang bersifat membuat kecanduan akan dapat berkurang dan berangsur-angsur hilang. Sehingga peredaran darah menjadi normal, selain membersihkan racun-racun dalam tubuh, puasa juga mempercepat generasi sel dan meningkatkan daya tahan tubuh.


Penelitian sejenis juga telah dilakukan dalam penelitian yang berjudul “Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba melalui Terapi Religius di Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Inabah XIV Garut Aji” tahun 2017 oleh Khojinatul Asror dkk. Serta oleh Wivy Hikmatullah dengan judul “Metode Rehabilitasi Pecandu Narkoba Dengan Terapi Spiritual” pada tahun 2017 yang menghasilkan kesimpulan sejenis bahwa metode relijius puasa dapat memulihkan pecandu narkoba.


Oleh karena itu nabi bersabda:

صوم ا تصحوا

 Berpuasalah, niscaya kamu akan sehat.


2. Nilai Puasa segi Rohani


1. Puasa mendidik kita jadi orang beriman.


Iman yang kuat akan mewarnai gerak gerik perilaku seseorang dalam hidup dan memiliki iman yang kuat adalah Cara Paling Ampuh Hindari Narkoba.


Untuk itu Perkuat Iman dan Takwa agar terbentengi diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.


Dikatakan puasa Mampu mendidik manusia terhindar dari narkoba, karena orang yang berpuasa adalah orang yang neriman walaupun sedikit. Dipanggil Oleh Allah

3. Puasa mendidik kita jadi orang jujur

Psikolog Kasandra Putrantro dalam sebuah artikel penulis baca, mengatakan bahwa pada umumnya pecandu narkoba sering berbohong. Hal ini dilihat lantaran pecandu sulit untuk jujur karena dihadapkan dengan sisi keburukannya. Karenanya, dibutuhkan pendekatan secara akademik untuk menelaah bagaimana psikolog pecandu narkoba.

Rabu, 27 April 2022

KENAPA KAMU HARUS MENDENGARKAN NASEHAT ISTRIMU LEBIH DARI ORANG LAIN?

Karena nasehat seorang istri adalah satu-satunya nasehat yang benar, tepat dan cocok untuk kita (suami). Tidak ada yang lebih mengenal seorang suami selain istrinya.

Bahkan lebih akrab dari ibunya sendiri!

Hanya para istri yang tahu betapa buruknya kita. Dia menghadapi setiap hari 1001 perilaku kita tanpa mengeluh. Walaupun dia melihat kekurangan kita tapi dia tetap setia kepada kita.

Kata-kata yang keluar dari mulut istri tidak lain tidak bukan hanya untuk kebaikan keluarganya sendiri. Ini dikonfirmasi!

Dengarlah kawan ketika istri masih tega memberi nasehat. Saat istri tak lagi tega memberi nasehat, iman kita sudah merugi.

Kita baru saja kehilangan "Penasehat" terbaik yang pernah diciptakan untuk kita!

Tidak ada yang lebih baik memberi nasehat selain seorang istri dan bahkan lebih baik dari nasehat orang tua karena ada orang tua yang tidak benar-benar mengenal anaknya yang sudah dewasa.

Tidak ada yang lebih jujur memberi nasehat selain seorang istri, bahkan saudara kandung. Ada saatnya hati tak ingin menegurmu takut kita gundah gulana

Tidak ada yang lebih akurat memberi nasehat selain seorang istri bahkan seorang teman yang akan bias karena mereka pasti akan mendahulukan keluarganya.

Dengan orang lain kita bisa bertindak tapi dengan istri kita tidak bisa. Dia tahu segalanya. Dari bau busuk kentut kita sampai bau tingkah kita, dia telah menghadapi segalanya!

Tidak perlu bangga jika ada teman yang memuji kita baik, rajin, dan memuji kita adalah calon suami mithali.


Selama pujian ini tidak keluar dari mulut istrinya sendiri, berarti pujian itu tidak 100 persen benar!


Tidak ada yang lebih tulus memuji suami sendiri selain istrinya.

Maka dari itu saran saya jika ingin mendapatkan nasehat yang paling tulus dan berniat baik maka orang pertama yang harus kamu cari adalah istrimu sendiri.

Kamis, 21 April 2022

Sedu-sedu dan solusinya


Dok saya sudah 1hari 1malam cegukan, apa itu berbahaya dok? Dan kira2 cara apa yang harus saya lakukan supaya saya berhenti cegukan?

Jawaban:

dr. Riza Marlina Menjawab:

Hallo,

Terima kasih sudah bertanya kepada Alodokter

saya mengerti akan kekhawatiran anda, dimana cegukan atau singultus merupakan kondisi ketika seseorang mengeluarkan bunyi hik tanpa di sengaja. dimana cegukan ini dapat terjadi dalam beberapa detik, menit hingga lebih dari 48 jam. cegukan terjadi ketika otot yang memisahkan perut dan dada atau diafragma berkontraksi tanpa disengaja. dalam cegukan , otot diafragma akan berkontraksi secara tiba-tiba, dan menyebabkan udara terlalu cepat masuk ke dalam paru-paru sehingga katup saluran pernafasan menutup hingga menimbnulkan hik.

dimana cegukan ini dapat bersifat sementara dan berkepanjangan. jika bersifat sementara hal ini dapat dipicu akibat makanan pedas, mengunyah atau mengisap permen, minum berkarbonasi dan beralkohol, akibat makan terlalu banyak dan cepa serta sedang stres. sedangkan cegukan berkepanjangan hal ini dapat disebabkan karena gangguan saluran cerna, seperti gastritis, gangguan di rongga dada, gangguan jantung hingga akibat efek samping penggunaan obat-obatan seperti dexamethasone, methyldopa, obat bius dan penenang.


dimana biasanya cegukan ini tidak bersifat bahaya karena dapat hilang dengan sendirinya bila bersifat ringan tanpa penanganan lebih lanjut ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi cegukan ini diantaranya :


mengonsumsi air hangatm, enahan napas dalam beberapa detik misalnya setidaknya 30 detik atau setahannya anda, mengonsumsi jahe segar

namun bila cegukan anda lebih dari 48 jam atau membuat anda sulit bernafas saran saya untuk anda melakukan konsultasi ke dokter agar di dapatkan pemeriksaan secara langsung ke dokter untuk memastikan penyebabnya biasanya dokter bisa memberikan pengobatan penghilang cegukan, jika akibat gangguan lambung dokter akan memberikan obat untuk lambung. namun dengan pemberian obatan tidak ada perbaikan biasanya dokter akan melakukan injeksi anastesi atau bius langsung ke saraf untuk mengendalikan kontraksi diafragma.

demikian info yang bisa saya berikan semoga dapat membantu, terima kasih

Kamis, 07 April 2022

Dampak maksiat

 Perbuatan maksiat memiliki dampak yang buruk pada diri orang yang melakukannya. Dosa juga membahayakan hati dan fisik. Imam Ibnu Qayyim memberi penjelasan mengenai berbagai dampak dari perbuatan maksiat.


1. Hilangnya ilmu  


Ketika Imam asy-Syafi‘i duduk sambil membacakan sesuatu di hadapan Imam Malik, kecerdasan dan kesempurnaan pemahamannya membuat syaikh ini tercengang. Beliau pun berujar, "Sesungguhnya aku memandang Allah telah memasukkan cahaya ke dalam hatimu, maka janganlah kamu memadamkan cahaya tersebut dengan kegelapan maksiat".

Imam asy-Syafi'i berkata dalam syairnya,

شكوت إلى وكيع سوء حفظي ، فأرشدني إلى ترك المعا صي وقال اعلم بأن العلم فضل ، وفضل الله لا يؤتاه عاص

 

"Aku mengadu kepada Waki' tentang buruknya hafalanku. Dia menasehatiku agar aku tinggalkan kemaksiatan. Dia pun berkata: 'Ketahuilah, sesungguhnya ilmu itu karunia. Dan karunia Allah tidak akan diberikan pada orang bermaksiat," Diwan asy-syafii, al-Fawa-idul Bahiyyah dan Syarh Tsulatsiyyatil Musnad.

Ibnu Qayyim menjelaskan, ilmu pengetahuan adalah cahaya yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap hati Muslim. Maka, perbuatan maksiat yang melanggar perintah Allah SWT akan memadamkan cahaya itu 


2. Ditimpa kesulitan hidup


Seorang pendosa maka akan ditimpa berbagai urusan yang membuatnya merasa sulit dalam mengarungi kehidupan. Dia merasa dosa-dosa yang telah dilakukannya bukanlah faktor yang mempersulit, karena dia cenderung merasa bahwa perkara itu memang sulit diatasi  


Dengan demikian, betapa hebatnya dosa menjadi virus yang membahayakan bagi kehidupan manusia dan bahkan menjadi sumber malapetaka bagi kehidupan manusia. Dalam hal ini Allah memberi peringatan “ sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa  pastilah Kami melimpahkan kepada mereka keberkatan-keberkatan dari langit dan bumi akan tetapi mereka mendustakan (menolak kedatangan Rasul, berbuat maksiat dan dosa) maka Kami siksa mereka disebabkan apa yang mereka lakukan”. (QS 7:96)


Ayat diatas menjelaskan kalaulah manusia melaksanakan  perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, melimpahlah keberkahan-keberkahan yakni berbagai macam kebajikan yang sangat banyak dari langit dan bumi artinya langit menurunkan hujan. Bumi menjadi subur menghasilkan tanam-tanaman yang melimpah ruah, masyarakat menjadi makmur, hidup sejahtera menikmati hasil tanaman mereka yang beraneka ragam, tetapi jika penuh dengan bergelimang dosa dan angkara murka maka muncullah berbagai musibah dan bencana alam, langit enggan menurunkan hujan, bumi kering kerontang tidak ada yang dapat ditanam, manusia kekurangan pangan dan kekurangan air minum. Atau sebaliknya jika langit mau menurunkan hujan, maka hujan yang diturunkan berlebihan sehingga terjadi banjir dimana-mana, kehidupan manusia menjadi sengsara dan penuh penderitaan.



4. Kegelapan hati 

Setiap hari tidak bosan-bosannya kita melakukan maksiat. Aurat terus diumbar, tanpa pernah sadar untuk mengenakan jilbab dan menutup aurat yang sempurna. Shalat 5 waktu yang sudah diketahui wajibnya seringkali ditinggalkan tanpa pernah ada rasa bersalah. Padahal meninggalkannya termasuk dosa besar yang lebih besar dari dosa zina. Saudara muslim jadi incaran untuk dijadikan bahan gunjingan (alias “ghibah”). Padahal sebagaimana daging saudaranya haram dimakan, begitu pula dengan kehormatannya, haram untuk dijelek-jelekkan di saat ia tidak mengetahuinya. Gambar porno jadi bahan tontonan setiap kali browsing di dunia maya. Tidak hanya itu, yang lebih parah, kita selalu jadi budak dunia, sehingga ramalan primbon tidak bisa dilepas, ngalap berkah di kubur-kubur wali atau habib jadi rutinitas, dan jimat pun sebagai penglaris dan pemikat untuk mudah dapatkan dunia. Hati ini pun tak pernah kunjung sadar. Tidak bosan-bosannya maksiat terus diterjang, detik demi detik, di saat pergantian malam dan siang. Padahal pengaruh maksiat pada hati sungguh amat luar biasa. Bahkan bisa memadamkan cahaya hati. Inilah yang perlu di waspadai.

firman Allah Ta’ala,


كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ


“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al Muthoffifin: 14)


Makna ayat di atas diterangkan dalam hadits berikut.


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِى قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ وَهُوَ الرَّانُ الَّذِى ذَكَرَ اللَّهُ ( كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) »


Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”[1]


Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah dosa di atas tumpukan dosa sehingga bisa membuat hati itu gelap dan lama kelamaan pun mati.” Demikian pula yang dikatakan oleh Mujahid, Qotadah, Ibnu Zaid dan selainnya.[2]


Mujahid rahimahullah mengatakan, “Hati itu seperti telapak tangan. Awalnya ia dalam keadaan terbuka dan jika berbuat dosa, maka telapak tangan tersebut akan tergenggam. Jika berbuat dosa, maka jari-jemari perlahan-lahan akan menutup telapak tangan tersebut. Jika ia berbuat dosa lagi, maka jari lainnya akan menutup telapak tangan tadi. Akhirnya seluruh telapak tangan tadi tertutupi oleh jari-jemari


Jadi


Orang yang suka berbuat maksiat maka dia akan menemukan kegelapan di dalam hatinya dan ini menjadi kenyataan dalam hidupnya. Hati dan tubuhnya melemah untuk berbuat baik dan cenderung menuruti perbuatan maksiat.


5. Memperpendek umur 


Di antara dampak maksiat adalah umur menjadi pendek dan keberkahan menghilang. Jika kebaikan memperpanjang umur, kemaksiatan memperpendek umur. Ada beragam pandangan mengenai hal ini.


Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam al-Da’ wa al-Dawa’ megungkapkan, sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan berkurangnya umur pelaku maksiat adalah hilangnya keberkahan umurnya, karena hal tersebut salah satu dampak dari maksiat.


Sebagian lain berpendapat bahwa umur memang benar-benar berkurang seperti berkurangnya rezeki di mana Allah menjadikan banyak sekali sebab keberkahan rezeki, demikian pula dalam umur manusia. Menurut mereka, bertambahnya umur bisa terjadi karena sebab-sebab tertentu, sebagaimana ia juga bisa berkurang karena sebab-sebab tertentu. Rezeki, ajal, nasib, kesehatan dan kondisi ekonomi ditetapkan oleh Allah dengan sebab-sebab yang telah digariskan.


Sebagian ulama yang berpendapat bahwa maksiat menyebabkan berkurangnya umur karena hakikat kehidupan adalah kehidupan kalbu. Karena itu, Allah menempatkan orang kafir sebagai orang yang mati, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya QS al-Nahl; 21, “Mereka mati, tidak hidup.”


Kehidupan sebenarnya adalah hidupnya kalbu, umur sejati manusia dilihat dari panjangnya kehidupan kalbu. Umur manusia tidak lain adalah saat-saat kehiudpannya bersama Allah. Itulah hitungan umurnya. Kebaikan, ketakwaan, dan ketaatan menambah masa hidup kalbunya yang merupakan hakikat umurnya. Tidak ada umur lain selain masa hidupnya kalbu.


Jadi ketika hamba berpaling dari Allah dan sibuk dengan maksiat, hari-hari kehidupan hakikinya hilang begitu saja sehingga ketika ia dibangkitkan pada hari kiamat dan menyaksikan akibat sikapnya tersebut, dalam QS. Al-Fajr; 24 disebutkan ia akan menyesal dan berkata, “Oh, andai saja aku mempersembahkan sesuatu untuk kehidupanku.”


Manusia ada yang memahami kemaslahatan dunia dan akhiratnya, ada pula yang tidak. Jika tidak, seluruh usianya hilang begitu saja dan hidupnya berlalu dengan sia-sia. Jika ia tahu, jalannya menjadi panjang karena berbagai rintangan datang dan karena sebab-sebab kebaikan menjadi sulit sesuai dengan tingkat kemaksiatannya. Itulah yang sbenarnya dimaksud dengan pendeknya umur.


Jadi, usia manusia adalah durasi kehidupannya, sementara kehidupan itu sendiri hanya terwujud ketika ia menghampiri Tuhannya mencintai dan mengingat-Nya, serta mengutamakan ridha-Nya.


9. Derajatnya jatuh di mata Allah SWT


Orang yang melakukan maksiat maka akan berada pada posisi yang rendah di mata Allah SWT. Derajatnya pun akan jatuh di sisi-Nya 

Maksiat Menjadikan pelakunya berada di golongan rendah. Padahal, sebelum melakukan maksiat, seseorang disiapkan untuk golongan yang tinggi.


Allah menciptakan manusia menjadi dua golongan. Golongan aula (atas) dan golongan sufla (bawah).


11. Menyebabkan bencana gempa


Perbuatan dosa yang dilakukan akan menimbulkan sikap berlebih-lebihan pada diri manusia dan bisa memicu terjadinya bencana gempa bumi 


12. Membutakan hati 


Dosa menyebabkan rasa cemburu dalam hati, rasa malu, mengaburkan cahaya hati dan membutakan hati.


13. Menghancurkan sendi-sendi bernegara 


Dosa juga berdampak pada perbuatan korupsi yang bisa merusak tatanan masyarakat dan negara. Dosa juga dapat mewariskan kehancuran pada suatu negara. 

Rabu, 16 Maret 2022

Etika Pergaulan Remaja dalam Pandangan Islam

Berbicara tentang remaja selalu mendapat tanggapan yang beraneka ragam. Sayangnya, sekarang ini kesan yang ada dalam benak masyarakat justru cenderung kebanyakan negatif. Dimulai dari perkelahian antar pelajar, pornografi, kebut-kebutan, tindakan kriminal seperti pencurian dan perampasan barang orang lain, pengedaran dan pesta obat-obat terlarang, bahkan yang sekarang lagi heboh adalah dampak pergaulan bebas yang semakin mengkhawatirkan.


Apalagi sekarang terpaan media informasi di abad millennium ini semakin merambah dengan cepat. Di daerah yang tidak diduga sekalipun bahkan terpencil ada saja tempat untuk pemutaran film-film porno. Rental VCD bertebaran di setiap tempat, belum lagi media cetak yang demikian bebas mengumbar informasi sensual dan kemesuman.


Satu masalah yang perlu mendapat perhatian serius adalah bebasnya hubungan antar jenis diantara pemuda yang nantinya menjadi tonggak pembaharuan. Islam sangat memperhatikan masalah ini dan banyak memberikan rambu-rambu untuk bisa berhati-hati dalam melewati masa muda. Suatu masa yang akan ditanya Allah di hari kiamat diantara empat masa kehidupan di dunia ini.


Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para remaja. 


Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :


1. Menutup Aurat

Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.

Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Di samping aurat, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang. Seperti yang sudah di jelaskan dalam firman Allah Surat Al Ahzab Ayat 59 :


Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”


 2. Menjauhi Perbuatan Zina

Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32:


Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.”


 Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut:


–Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu syetan.


–Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.

-Dilarang Berkhalwah (berduaan antara pria dengan wanita)

Rasulullah melarang pria dan wanita berkhalwah baik di tempat umum maupun di tempat sepi, karena yang ketiga adalah syaitan. Khalwah adalah berdua-duaan antara pria dan wanita yang tidak ada hubungan suami istri dan tidak pula mahram tanpa ada orang ketiga. Termasuk khalwah berdua-duaan di tempat umum yang antara mereka dengan pasangan itu saling tidak kenal mengenal atau saling kenal tapi tidak punya kepedulian, atau tidak punya kontak komunikasi sama sekali, sekalipun berada dalam area yang sama, seperti di pantai, pasar, restoran, apalagi di bioskop dan tempat-tempat hiburan tertutup lainnya. Syaitan akan selalu mencari peluang dan memanfaatkan segala kesempatan untuk menjerumuskan anak cucu Adam. Dalam banyak kasus muda-mudi mudah sekali jatuh ke dalam perzinaan apabila sudah berdua-duaan di manapun. Jadi larangan berkhalwah sebagai tindakan pencegahan supaya tidak terjatuh ke lembah dosa yang lebih dalam.


-Bagi wanita diperintahkan untuk tidak berlembut-lembut suara dihadapan laki-laki bukan mahram. (QS. Al-Ahzab : 32) :


-Dilarang bagi wanita bepergian sendirian tanpa mahramnya sejauh perjalanan satu hari.

“ Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Tidak halal bagi seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian yang memakan waktu sehari semalam kecuali bersama mahramnya.”


-Laki-laki dilarang berhias menyerupai perempuan, juga sebaliknya.

“Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata : “Rasulullah SAW mwlaknat kaum laki-laki yang suka menyerupai kaum wanita dan melaknat kaum wanita yang suka menyerupai kaum laki-laki.” (HR. Bukhari dikutip Imam Nawawi dalam Tarjamah Riyadush Shalihin).


Tata Cara Pergaulan Remaja :


1)      Mengucapkan dan Menjawab Salam


Ucapan salam ketika bertemu dengan teman atau orang lain sesama muslim, ucapan salam adalah do’a. Berarti dengan ucapan salam kita telah mendoakan teman tersebut.


      Islam mengajarkan kepada sesama Muslim untuk saling bertukar salam apabila bertemu atau bertamu. Rasulullah SAW bersabda :


“ Kamu tidak akan masuk surga sebelum beriman, dan tidak akan beriman sebelum berkasih sayang. Maukah kamu aku tunjukkan suatu amalan yang akan dapat memupuk rasa kasih sayang sesamamu? Yaitu senantiasalah mengucapkan salam sesamamu.” (HR.Muslim)


      Bila bertamu yang mengucapkan salam terlebih dahulu adalah si tamu, tetapi apabila bertemu, yang terlebih dahulu mengucapkan salam adalah yang berada di atas kendaraan kepada yang berjalan kaki, yang berjalan kaki kepada yang duduk, yang sedikit kepada yang banyak, dan yang lebih muda kepada yang lebih tua. Namun, hal tersebut tidaklah berlaku mengikat, bahkan Rasulullah SAW, memberikan catatan bahwa yang paling utama adalah yang paling dahulu memberikan salam. Pria boleh mengucapkan salam kepada wanita dan begitu pula sebaliknya. Salam yang di ajarkan Islam adalah salam yang bernilai tinggi, universal, dan tidak terikat dengan waktu. Di sebut bernilai tinggi karena mengandung do’a untuk mendapatkan keselamatan, berkah dan rahmat dari Allah SWT. Universal karena berlaku untuk seluruh umat islam di manapun berada.


2)      Meminta Izin


Meminta izin di sini dalam artian kita tidak boleh meremehkan hak-hak atau milik teman apabila kita hendak menggunakan barang milik teman maka kita harus meminta izin terlebih dahulu.


3)      Menghormati Orang yang Lebih Tua dan Menyayangi yang Lebih Muda


Remaja sebagai orang yang lebih muda sebaiknya menghormati yang lebih tua dan mengambil pelajaran dari hidup mereka. Selain itu, remaja juga harus menyayangi kepada adik yang lebih muda darinya, dan yang paling penting adalah memberikan tuntunan dan bimbingan kepada mereka ke jalan yang benar dan penuh kasih sayang.


4)     Bersikap Santun dan Tidak Sombong


Dalam bergaul, penekanan perilaku yang baik sangat ditekankan agar teman bisa merasa nyaman berteman dengan kita. Kemudian sikap dasar remaja yang biasanya ingin terlihat lebih dari temannya sungguh tidak diterapkan dalam islam bahkan sombong merupakan sifat tercela yang dibenci Allah.


5)      Bicara dengan Perkataan yang Sopan


Islam mengajarkan bahwa bila kita berkata, utamakanlah perkataan yang bermanfaat, dengan suara yang lembut, dengan gaya yang wajar .


6)      ­­Tidak Boleh Saling Menghina


Menghina / mengumpat hukumnya dilarang dalam islam sehingga dalam pergaulan sebaiknya hindari saling menghina di antara teman.


7)      Tidak Boleh Saling Membenci dan Iri Hati


Rasa iri akan berdampak dapat berkembang menjadi kebencian yang pada akhirnya mengakibatkan putusnya hubungan baik di antara teman. Iri hati merupakan penyakit hati yang membuat hati kita dapat merasakan ketenangan serta merupakan sifat tercela baik di hadapan Allah dan manusia.


8)      Mengisi Waktu Luang untuk Kegiatan yang Bermanfaat


Masa remaja sebaiknya dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat remaja harus membagi waktunya efisien mungkin, dengan cara membagi waktu menjadi 3 bagian yaitu : sepertiga untuk beribadah kepada Allah, sepertiga untuk dirinya dan sepertiga lagi untuk orang lain.


9)     Mengajak untuk Berbuat Kebaikan


Orang yang memberi petunjuk kepada teman ke jalan yang benar akan mendapatkan pahala seperti teman yang melakukan kebaikan itu, dan ajakan untuk berbuat kebajikan merupakan suatu bentuk kasih sayang terhadap teman.


Dampak Negatif Pergaulan Muda-Mudi dalam Islam


Menghancurkan masa depan remaja

Memupuskan harapan orang tua dan keluarga

Terseret dalam lingkaran syetan

Melakukan dosa dosa besar .

Mengarah pada perzinaan dan prostitusi yang dapat menyebabkan HIV atau AIDS.


Selasa, 15 Maret 2022

Pergaulan Muda-Mudi Dalam Pandangan Akhlak Islam

Ahklak

Pengertian Akhlak dan Pergaulan Kata akhlak berasal dari bahasa Arab akhlaq yang berarti tabiat, perangai atau kebiasaan. Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Kata tersebut banyak ditemukan dalam hadits Nabi Saw. Dalam salah satu haditsnyaRasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”. (HR. Ahmad). Sedangkan dalam al-Quran hanya ditemukan bentuk tunggal dari akhlaq yaitu khuluq. Allah menegaskan, “Dan sesungguhnyakamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. al-Qalam (68): 4). Khuluq adalah ibarat dari kelakuan manusia yang membedakan baik dan buruk, lalu dipilih yang baik untuk dipraktikkan dalam perbuatan, sedang yang buruk dibenci dan dihilangkan . Sehingga akhlak juga dibagi menjadi dua,yaitu akhlak baik (Al-Hamidah) dan akhlak buruk (Adz-Dzamimah). Kata yang setara maknanya dengan akhlak adalah moral dan etika. Kata-kata ini sering disejajarkan dengan budi pekerti, tata susila, tata krama atau sopan . Sedangkan pergaulan sendiri memiliki makna interaksi antara sesama manusia,baik individu dengan individu,tau individu dengan kelompok,contoh disekitar kita bisa jadi masyarakat, teman sekolah, teman bermain dan lain sebagainya.A

Adab bergaul

turan Pergaulan Pemuda-Pemudi dalam Islam Islam telah mengatur etika pergaulan. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para pelakunya. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah : 

1. Menutup Aurat

Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah. Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. 

Di samping aurat, Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang. Secara khusus bagi wanita Allah SWT berfirman: “…dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya…” (QS. 24: 31). Dalam ayat lain Allah SWT berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu dan juga kepada istri-istri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. 33: 59) Dalam hal menjaga aurat, Nabi menegaskan sebuah tata krama yang harus diperhatikan, beliau bersabda: “Tidak dibolehkan laki-laki melihat aurat (kemaluan) laki-laki lain, begitu juga perempuan tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh laki-laki berkumul dengan laki-laki lain dalam satu kain, begitu juga seorang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam satu kain.” (HR. Muslim)

2. Menjauhi perbuatan zina Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 32: “Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk” Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut : Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat sepi maka yang ketiga adalah syetan, mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu syetan. Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertain Nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang. Nabi bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah berkhalwat dengan seorang wanita (tanpa disertai mahramnya) karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaithan (HR. Ahmad). “Dari Ibnu Abbas RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian bersunyi-sunyi dengan perempuan, kecuali disertai muhrimnya.”(HR. Bukhari Muslim dikutip Imam Nawawi dalam Tarjamah Riyadush Shalihin). Semua agama dan tradisi telah mengatur tata cara pergaulan remaja. 

Ajaran islam sebagai pedoman hidup umatnya, juga telah mengatur tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai agama. Tata cara itu meliputi : 

a. Mengucapkan Salam Ucapan salam ketika bertemu dengan teman atau orang lain sesama muslim, ucapan salam adalah do’a. Berarti dengan ucapan salam kita telah mendoakan teman tersebut. 

b. Meminta Izin Meminta izin di sini dalam artian kita tidak boleh meremehkan hak-hak atau milik teman apabila kita hendak menggunakan barang milik teman maka kita harus meminta izin terlebih dahulu 

c. Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda Remaja sebagai orang yang lebih muda sebaiknya menghormati yang lebih tua dan mengambil pelajaran dari hidup mereka. Selain itu, remaja juga harus menyayangi kepada adik yang lebih muda darinya, dan yang paling penting adalah memberikan tuntunan dan bimbingan kepada mereka ke jalan yang benar dan penuh kasih sayang. 

d. Bersikap santun dan tidak sombong Dalam bergaul, penekanan perilaku yang baik sangat ditekankan agar teman bisa merasa nyaman berteman dengan kita. Kemudian sikap dasar remaja yang biasanya ingin terlihat lebih dari temannya sungguh tidak diterapkan dalam islam bahkan sombong merupakan sifat tercela yang dibenci Allah. 

e. Berbicara dengan perkataan yang sopan Islam mengajarkan bahwa bila kita berkata, utamakanlah perkataan yang bermanfaat, dengan suara yang lembut, dengan gaya yang wajar . 

f.Tidak boleh saling menghina Menghina / mengumpat hukumnya dilarang dalam islam sehingga dalam pergaulan sebaiknya hindari saling menghina di antara teman.


g. Tak boleh saling membenci dan iri hati
Rasa iri akan berdampak dapat berkembang menjadi kebencian yang pada akhirnya mengakibatkan putusnya hubungan baik di antara teman. Iri hati merupakan penyakit hati yang membuat hati kita dapat merasakan ketenangan serta merupakan sifat tercela baik di hadapan Allah dan manusia. 

h. Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat Masa remaja sebaiknya dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat remaja harus membagi waktunya efisien mungkin, dengan cara membagi waktu menjadi 3 bagian yaitu : sepertiga untuk beribadah kepada Allah, sepertiga untuk dirinya dan sepertiga lagi untuk orang lain. 

i.Mengajak untuk berbuat kebaikan Orang yang memberi petunjuk kepada teman ke jalan yang benar akan mendapatkan pahala seperti teman yang melakukan kebaikan itu, dan ajakan untuk berbuat kebajikan merupakan suatu bentuk kasih sayang terhadap teman.

Demikian beberapa tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai moral dan ajaran islam. Tata cara tersebut hendaknya dijadikan pedoman bagi remaja dalam bergaul dengan temantemannya.Mudah-mudahan ini bisa kita jadikan renungan atau muhasabah

Penyimpangan Pergaulan Pemuda-Pemudi dalam Islam 

1. Penggunaan narkoba 

Penggunaan dan peredaran narkoba saat ini semakin meluas, tidak hanya dari kalangan dewasa saja tetapi anak-anak dan juga remaja. Kenyataan menunjukkan bahwa saat ini banyak sekali siswasiswi usia sekolah yang menggunakan narkoba dari SMA, mahasiswi bahkan siswa-siswi Sekolah Dasar. 

Adapun tata cara pengedar narkoba untuk meracuni akal fikiran para remaja sebagai berikut : 

1. Datang dari teman yang mula-mula menawarkan narkoba dengan alasan menjernihkan fikiran yang sedang kacau sehingga terpengaruh. 

2. Para pengedar yang mendatangi sekolah-sekolah atau kampus yang semula menghasut para siswasiswi untuk mencoba dan kemudian mereka merasa ketagihan. 

3. Datang dari rasa ingin tahu dan ingin mencoba. Pada dasarnya narkoba sendiri ialah zat yang bersifat adiktif yaitu zat yang dapat mempengaruhi atau membuat ketagihan yang dapat merusak sistem syaraf motorik dan jaringan pertahanan tubuh. Macam-macam narkoba contohnya ganja, heroin, sabu-sabu, putaw, morfin, dll. 6


2. Seks Bebas 

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. Seks bebas sangat tidak layak dilakukan mengingat resiko yang sangat besar. Pada remaja biasanya akan mengalami kehamilan diluar nikah yang memicu terjadinya aborsi. Ingat aborsi itu sangatlah berbahaya dan beresiko kemandulan bahkan kematian. Selain itu tentu saja para pelaku seks bebas sangat beresiko terinfeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS, ataupun penyakit menular seksual lainnya. Akibat free sex :.  Membuat malu sanak keluarga.  Bunuh diri karena tidak tahan menanggung malu.  Menggugurkan janin hasil free sex karena tidak ingin menanggung malu.

3. Perkelahian antar Kelompok atau Tawuran Tawuran atau Tubir adalah istilah yang sering digunakan masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar sebagai perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok atau suatu rumpun masyarakat. Sebab tawuran ada beragam, mulai dari hal sepele sampai hal-hal serius yang menjurus pada tindakan bentrok. Tawuran merupakan suatu penyimpangan sosial dan akan menimbulkan akibat, diantaranya : - Meresahkan warga masyarakat setempat - Memutus tali silaturahmi 

4. LGBT (Lesbian,Gay,Biseksual,Transgender)


merupakan masalah besar yang sangat mengkhawatirkan banyak umat manusia. Ajaran Islam melarang dengan tegas perilaku menyimpang ini karena tidak sesuai dengan fitrah manusia. Homoseksual dan lesbian merupakan perilaku seksual yang menyimpang dan merupakan dosa besar Allah SWT berfirman: “Dan (kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala Dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?’ Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita,…” (Q.S. Al-A’raaf: 80-81) Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang menemukan pria pelaku homoseks, maka bunuhlah pelakunya tersebut.” (HR Abu Dawud, At Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Al-Hakim, dan AlBaihaki).

Al-Quran dan Sunnah di atas sudah menerangkan dengan jelas bahwa praktik homoseks merupakan satu dosa besar dan sangat berat sanksinya di dunia. Apabila tidak dikenakan di dunia maka sanksi tersebut akan diberlakukan di akhirat. Sedangkan hukuman bagi pelaku sihaq (lesbi), menurut kesepakatan para ulama, adalah ta’zir, di mana pemerintah yang memiliki wewenang untuk menentukan hukuman yang paling tepat, sehingga bisa memberikan efek jera bagi pelaku perbuatan haram ini (Husaini, hal. 108) 


Solusi Penyimpangan Pergaulan Muda-Mudi dalam Islam 

1. Kesadaran diri sendiri

Setiap orang pasti memiliki niatan untuk berbuat baik,ketika ia dihadapkan pada masalah yang membuatnya harus memilih namun tidak sesuai dengan hati nuraninya. Hati nurani itulah sesuatu yang bisa merubah seseorang berbuat kebaikan. Kesadaran bahwa kita selau diawasi oleh Allah juga akan membuat kita ragu untuk melakukan perbuatan yang menyimpang dari perintah-Nya. 

2 Lingkungan Lingkungan merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi perilaku manusia, maka untuk menciptakan generasi yang baik kita harus menciptakan lingkungan yang baik dengan cara lebih banyak berkumpul dan bergaul dengan orang-orang yang sholeh, memilih teman yang dekat dengan sang Khalik dan masih banyak cara lain yang bisa kita lakukan, jika hal ini mampu kita lakuakan, maka peluang bagi remaja atau anak untuk melakuakan hal yang negative akan sedikit berkurang. 

3 Keluarga Keluarga juga punya andil dalam membentuk pribadi seseorang , jadi untuk memulai perbaikan, maka kita harus mulai dari diri sendiri dan keluarga. Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Mulailah perbaikan dari sikap yang paling kecil, seperti selalu berkata jujur meski dalam gurauan. Jangan sampai ada kata-kata bohong, membaca do’a setiap malakukan hal-hal kecil, memberikan bimbingan agama yang baik kepada keluarga dan masih banyak hal lagi yang bisa kita lakukan, memang tidak mudah melakukan dan membentuk keluarga yang baik tetapi kita bisa lakukan itu dengan perlahan dan sabar. 

4 Sekolah atau Kampus Sekolah atau Kampus adalah lembaga pendidikan formal yang memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan remaja, ada banyak hal yang bisa kita lakukan di sekolah atau kampus untuk memulai perbaikan remaja, diantaranya melakukan program mentoring pembinaan lewat kegiatan keagamaan seperti rohis, patroli keamanan sekolah dan lain sebagainya,jika kita optimalisasikan komponen organisasi ini maka kemungkinan terjadinya kenakalan remaja ini akan semakin berkurang dan teratasi.

Kesimpulan dan Saran

3.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian dalam makalah tersebut, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Islam mempunyai aturan-aturan dalam lingkup pergaulan antar pemuda-pemudi. 2. Islam melarang sesuatu yang dapat menyebabkan zina atau berdekatan dengan zina. 3. Semua perbuatan pasti akan menimbulkan akibat baik atau buruk,sesuai apa yang telah dilakukan.

Kamis, 10 Maret 2022

Manfaat Bersyukur

Pada kesempatan khutbah yang pendek ini, mari sama2 kita renungkan firman allah dalam surat Lukman:12 yang baru saja khatib bacakan di awal khutbah tadi.

وَلَقَدۡ اٰتَيۡنَا لُقۡمٰنَ الۡحِكۡمَةَ اَنِ اشۡكُرۡ لِلّٰهِ‌ؕ وَمَنۡ يَّشۡكُرۡ فَاِنَّمَا يَشۡكُرُ لِنَفۡسِهٖ‌ۚ وَمَنۡ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِىٌّ حَمِيۡدٌ‏

Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, "Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji."

Dari ayat itu menjadi pelajaran buat kita, agar selalu bersyukur kepada Allah SWT. Karena dengan kita bersyukur kepada Allah itu manfaatnya akan kembali untuk kita. Sebaliknya Bapak-bapak kaumuslimin Andaikan kita kufur nikmat, maka akibat dari kekufuran kita itu juga untuk kita. Artinya mudarat dari kekufuran kita juga akan kembali menimpa kita.

Sehingga dikatakan oleh Allah:

وَمَنۡ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِىٌّ حَمِيۡدٌ‏

Siapa saja yang tidak bersyukur kepada allah, maka Allah tetap kaya.

Andaikan semua manusia tidak tau berterimakasih kepada Allah, Allah tetap sebagai Tuhan.

Seandainya semua manusia tidak ada yang memujinya, Allah tetap maha terpuji .  

Lalu pertanyaannya: apakah patut kita ini  tidak bersyukur kepada Allah?

Begitu besar nikmat Allah yang telah diberikannya kepada kita. Jangan kan nikmat yang ada di dalam diri kita, semua nikmat yang ada mulai dari matahari, bulan dan bintang-bintang yang berkilauan diangkasa, tumbuh-tumbuhan, tanah tempat kita berpijak, oksigen yang kita hirup setiap detik dan setiap saat.

Semua ciptaan Allah itu hakikatnya adalah nikmat dari Allah. Yang harus kita syukuri. 

baik nikmat yang ada dalam diri kita maupun yang terdapat diluar diri kita. 

Paling tidak cara bersyukur itu dengan memuji Allah Alhamdulillah, dan menggunakan nikmat Allah itu untuk jalan yang diridainya.

Cuma sayang nya Qalilamma tasykuruun.

Sedikit sekali diantara kita yang pandai bersyukur.

Lalu apa akibat nya kalau kita tidak bersyukur?

Allah akan datang kan azab. Qs. Ibrahim ayat 7

Sehingga sangat boleh jadi musibah datang menimpa kita, karena kita mungkin kurang mensyukuri nikmat Nya.  Kita berbuat kerusakan dimuka bumi : Qs. Arum 41

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ


Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Allah berfirman: Qs. Alarm 95

وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰٓى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Terjemahan

Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.