BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Syirik merupakan dosa
terbesar dalam ajaran Islam karena berkaitan langsung dengan kemurnian tauhid,
yaitu mengesakan Allah SWT dalam segala bentuk ibadah. Dalam Al-Qur’an, Allah
SWT dengan tegas memperingatkan bahaya syirik sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Qur'an
Surah Luqman ayat 13 bahwa syirik adalah kezaliman yang besar. Bahkan dalam
Surah An-Nisa ayat 48 dijelaskan bahwa Allah tidak akan mengampuni dosa syirik
jika pelakunya tidak bertaubat.
Membahas materi syirik
menjadi sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami BAHKAN
anak anak ustad sendiri, batasan-batasan antara tauhid dan perbuatan yang dapat
mengarah kepada syirik, baik dalam bentuk keyakinan, ucapan, maupun perbuatan.
Sebagian praktik budaya, tradisi, atau kebiasaan tertentu terkadang mengandung
unsur yang bertentangan dengan akidah Islam tanpa disadari.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian syirik dan macam-macamnya?
2. Apa bahaya syirik terhadap diri sendiri?
3. Apa dampak syirik terhadap keluarga dan
masyarakat?
4. Bagaimana bentuk dan bahaya syirik di media
sosial?
C. Tujuan Penulisan
1. Menjelaskan pengertian dan macam macam
syirik.
2. Mengetahui bahaya syirik bagi individu,
keluarga, dan masyarakat.
3. Memahami bentuk syirik di media sosial dan
cara menghindarinya.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Syirik
Secara
bahasa, syirik berarti menyekutukan.
Secara
istilah, syirik adalah perbuatan menyamakan sesuatu dengan Allah dalam hal yang
menjadi kekhususan-Nya. Dalam islam, syirik adalah dosa terbesar yang harus
dijauhi oleh setiap Muslim. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman bahwa dosa
syirik tidak akan diampuni jika tidak bertaubat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an
Surah An-Nisa ayat 48:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ
يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ
“Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia
mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki”.
B. Macam-Macam Syirik
1. Syirik Akbar
(Syirik Besar) jali, jelas
Yaitu
menyekutukan Allah secara nyata, kalau ini aman, nyata2 menyembah berhala, nyata
nyata meyakini Tuhan lebih dari satu, nyata2 meminta pertolongan kepada selain
Allah dalam hal yang ghaib, atau mempercayai adanya kekuatan lain yang setara
dengan Allah.
2. Syirik
Asghar (Syirik Kecil), smar2 atau khafi
Yaitu
perbuatan yang dapat mengarah pada syirik besar. Contoh:
·
riya’ (beramal dengan tujuan ingin ditunjuk ttunjukan
kepada orang), bisa ingin dilihat orang bisa juga ingin diperdengarkan kepada
orang.
Contoh: orang tau bacaan quran dia bagus,
tapi kalau dibulan ramadhan tengah malam, tadarusnya dibuat di masjid, micnya
kuat, sampai orang tak dapat tidur. Lagunya panjang...
Kalau dia betul bertadarus, kenapa harus
begitu? Kan dia bisa baca sendiri tidak menganggu urusan orang. Ini bagian daripada
ria..dia tunjuk tunjukan kehebatannya.
Begitu juga dengan sub’ah, diperdengarkan,
jadi sub ah itu maksudnya bukan orang mengaji lalu didengar orang, bukan!
Yang sub’ah itu amalannya sembunyi, tidak
ada orang tau, sudah tu cerita sama orang, eh,ngantuak ang nampak e mah
beberapa hari ko, manga?
Adalah, apa? Salat malam!
Salat malam 2 rakaat, main chip 4 jam!
Laporan salat malam!
Apa penyebab riya?
1. sombong
2. ujub
Setiap sombong, pasti ujub
Tapi tidak setiap orang ujub pasti sombong.
Sebab orang ujub 2 rukunnya:
Dirinya, lalu ada yang dibanggakannya.
Orang sombong 3 rukunnya:
Dirinya, ada yang dibanggakannya, ada
sasarannya.
Contoh: bisa saja orang berkata, ini
pendapatku, orang lain saya tidak tidak tau, pokoknya ini pendapatku saya
yakin, bisa timbul ujub, tapi dia tidak sombong.
Tapi, ketika ditanya: itu pendapatmu,
bagaimana pendapat orang lain, aa itu tolol itu.bodoh itu tak ada ilmu itu. Itu
sombong, ada sasaran kebanggaanya.
Jadi orang riya, menyekutukan allah dengan
yang lain.
Sedangkan orang sombong menyekutukan allah
dengan dirinya.
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ
مِنْ كِبْرٍ
"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat
kesombongan sebesar zarrah."
Sahabat bertanya: ya rasulullah, apakah rang senang pakaian cantik,
sandal yang bagus itu kesombongan, tidak kata rasulullah. Innallaha jamiilun..
Yang sombong itu menolak kebenaran dan
menghinakan manusia...
Jadi tak apa nak, kalaupun ananda banyak uang,
tapi tidak bawa sandal sepatu bagus ndak masalah, Cuma kita sekarang banyak
takut bawa sandal bagus2 ke masjid..sebab masjid kita sudah tidak aman. Jangankan
sandal, kotak infak aja ngak aman tu..a
Begitu juga riya, nyumbang pembangunan masjid
pake nama hamba allah, padahal sekampung org sudah kenal dia..
·
bersumpah atas nama selain Allah
·
memakai jimat sebagai penentu keberuntungan.
Jimat bisa mengantar seseorang kepada
syirik besar atau syirik kecil. Dia syirik kecil kalau seseorang hanya sekedar
pakai tapi dia yakin semua dari Allah, tetapi lama kelamaan bisa saja dia
meyakini bahwa jimat itulah yang menyelamatkan nya. Makanya di dapat mengantar
kepada syirik besar. Awalnya Cuma makai aja, ketika di tanya: ang baa pakai
jimat? Aa ini Cuma makai aja ini, ndak pakai pun biasa aja, semuanya dari allah.
tapi sampai kapan itu akan bertahan? Begitu tidak pakai jimat, mulai ketakutan
dia, bahkan ketika terjadi kecelakaan., a inilah, gara2 tak pakai jimat
kan?...awal, syirik kecil, tapi ini yang mengantar ke syirik besar.
3 cara untuk mengenal antara syirik besar dan syirik
kecil
1. disebut oleh nas
QS. Al-Kahfi ayat 110.
قُلْ
إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ
وَاحِدٌ ۖ فَمَنْ كَانَ
يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ
بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدً
Barang siapa nanti di
akhirat berharap bertemu dengan allah rabbul alamiin hendaklah ia mengerjakan
amal saleh.
Apa amalan saleh? وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ
Dengan syarat tidak
memperserikatkan allah dalam peribadatannya itu.
Ini slaha salah satu
dalil dari syirik kecil, ini kadang beramal karena orang lain.
2. rasulullah bersabda:
إِنَّ
أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ
Qaal wamaa syirkul ashgar ya rasulullah?
Qaal: arriya.
Langsung rasul menyebut arriya itu adalah
syirik kecil.
3. pemahaman para sahabat.
Diantaranya disebutkan:
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ
وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
الرُّقَ adalah
mantra/ jampe2
وَالتَّمَائِمَ jimat2
وَالتِّوَلَةَ
jampe
juga, tapi jampe pengasih, ilmu peletlah jaman kini ndak. Orang saking mau
pakai ilmu pelet pake ayat quran.doa nabi yusuf, nabi yusuf tidak pakai doa dia
sudah ganteng dan dikagumi oleh perempuan cantik . kita sudah pake peletpunn nenek
nenek buat kita lemas.
Jadi وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ adalah bagian
dari kesyirikan
C. Bahaya Syirik terhadap Diri Sendiri
Menghapus
Amal Kebaikan
Amal ibadah seseorang dapat gugur jika ia melakukan
syirik.
Mendapat
Dosa Terbesar
Syirik adalah dosa yang paling besar di sisi Allah.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ
يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ
Menghilangkan
Ketenangan Jiwa
Orang yang
melakukan syirik cenderung hidup dalam ketakutan dan ketergantungan kepada
selain Allah.
Menghalangi
Masuk Surga
Jika
seseorang meninggal dalam keadaan syirik dan tidak bertaubat, maka ia terancam
tidak masuk surga.
D. Bahaya Syirik terhadap Keluarga
Rusaknya
Pendidikan Aqidah Anak
Anak-anak akan meniru keyakinan orang tuanya.
Al-Baqarah ayat 133, ketika Nabi Ya‘qub ‘alaihis salam
bertanya kepada anak-anaknya menjelang wafatnya:
أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ
يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِن بَعْدِي ۖ قَالُوا نَعْبُدُ
إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ آبَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَٰهًا وَاحِدًا
وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
Artinya:
"Adakah kamu hadir ketika Ya‘qub kedatangan
tanda-tanda maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: ‘Apa yang kamu sembah
sepeninggalku?’ Mereka menjawab: ‘Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek
moyangmu, yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami
hanya berserah diri kepada-Nya
Hilangnya
Keberkahan dalam Rumah Tangga
Rumah tangga
yang dibangun tanpa tauhid yang kuat akan mudah dilanda konflik.
Munculnya
Praktik-Praktik Khurafat
Seperti
mempercayai ramalan, dukun, atau ritual tertentu yang menyimpang dari ajaran
Islam.
E. Bahaya Syirik terhadap Masyarakat
Munculnya
Kesesatan Massal
Jika syirik menyebar, masyarakat akan jauh dari
nilai-nilai tauhid.
Tumbuhnya
Praktik Penipuan Berkedok Agama
Banyak orang memanfaatkan kepercayaan syirik untuk
mencari keuntungan.
Menghambat
Kemajuan Umat
Kepercayaan
kepada hal-hal mistis dapat membuat masyarakat tidak rasional dan tidak
produktif.
F. Bahaya Syirik di Media Sosial
Di era digital, syirik dapat muncul dalam berbagai
bentuk di media sosial, seperti:
Promosi
Dukun Online dan Paranormal
Banyak akun yang menawarkan jasa pengasihan, pelet,
atau pesugihan.
Konten
Ramalan Zodiak dan Tarot
Mempercayai
ramalan sebagai penentu nasib termasuk bentuk kesyirikan.
Jimat
Digital atau Ritual Virtual
Ada yang menjual benda-benda bertuah secara online.
Riya’ di
Media Sosial
Memamerkan
ibadah agar mendapat pujian termasuk syirik kecil.
a. Bahaya
syirik di media sosial antara lain:
b. Penyebarannya
sangat cepat.
c. Mudah
memengaruhi generasi muda.
d. Sulit
dikontrol karena bersifat global.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Syirik
adalah dosa terbesar dalam Islam yang harus dijauhi. Bahayanya tidak hanya
berdampak pada diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Di era media
sosial, bentuk syirik semakin beragam dan tersebar luas sehingga umat Islam
harus lebih waspada.
B. Saran
Semangat belajar
Memperkuat aqidah dan pemahaman tauhid.
Selektif dalam menggunakan media sosial.
Menghindari konten yang mengandung unsur kesyirikan.
Saling mengingatkan dalam kebaikan