SULUAH CHANNEL
Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat..
Sabtu, 25 April 2026
Resume Pesan pesan yang terkandung dalam QS. Alfatihah-Diskusi ringan ringan dengan jamaah Musalla Almuhklisin
1. Makna dan pesan yang terkandung dalam surat Alfatihah
Al-Fatihah bukan sekadar bacaan, tetapi merupakan inti dari ajaran Islam yang mencakup tauhid, ibadah, dan doa. Ia menjelaskan bahwa ayat “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin” mengajarkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, sementara “Ar-Rahmanir Rahim” menunjukkan kasih sayang Allah yang luas kepada seluruh makhluk-Nya.
Lebih lanjut, dapat dijelaskan bahwa ayat “Iyyaka na’budu wa iyyaka نستعين” menjadi penegasan bahwa hanya kepada Allah tempat manusia beribadah dan memohon pertolongan. Ayat ini juga mengajarkan keikhlasan dalam beramal serta ketergantungan penuh kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan.
2 Apakah Alfatihah itu nama, surat, atau judul
Setelah didiskusikan dari berbagai pendapat jamaah, dapat dijelaskan bahwa:
Al-Fatihah itu pada dasarnya adalah nama dari salah satu surat (surah) dalam Al-Qur’an.
Penjelasannya:
Sebagai surat: Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Qur’an, terdiri dari 7 ayat, dan wajib dibaca dalam setiap rakaat salat.
Sebagai nama/judul: Kata “Al-Fatihah” berarti “Pembukaan”, sehingga ini adalah nama atau judul yang diberikan untuk surah tersebut karena letaknya di awal Al-Qur’an dan menjadi pembuka bacaan.
Kesimpulan:
Al-Fatihah itu adalah sebuah surat, dan “Al-Fatihah” adalah nama/judul dari surat
Rabu, 22 April 2026
Meraih Hidup Bahagia Dunia Akhirat
QS. Al-Baqarah 200
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنۡيَا وَمَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ خَلَاقٍ
di antara manusia ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia," dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.
Al-Baqarah 201
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنۡيَا حَسَنَةً وَّفِى الۡاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَّارِ
Dan di antara mereka ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Ada 3 bentuk orang yang kekal dalam neraka:
1. Kafiriun, orang kafir, atheis, tidak bertuhan. Masuk neraka selama lamanya, ndak keluar lagi dia.
2. Musyrikun, orang musryik, Tuhan Allah diyakini juga tapi Tuhan lain jg ada, ada Tuhan serapnya, ada trinitas nya, ada Tuhan bapanya ada Tuhan anaknya, ada Tuhan roh kudusnya ada brahmananya, ada Tuhan wisnunya, ada Tuhan siwanya, Dsb. Lebih dari satu adalah musyrik.
Ini juga khaalidiina, kekal di dalam neraka.
3. Munafikun.
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
Sesungguhnya orang-orang munafik tersebut tempat nya adalah kerak2 neraka.
Bapak2 kaumuslimin, kita tau asfal adalah bahasa arab. Ternyata hari ini aspal sudah jadi bahasa indonesia.
Aspal artinya yang paling dibawah, yang diinjak, bahan jalan kalau bagi kita. Aspal itu dalam bahasa arab yang paling rendah derajatnya nanti dalam kerak2 neraka.
Itulah Orang munafik.
Tapi bagaimana dg orang mukmin?
Dia syahadatain, Rukun iman nya hafal, rukun islam islam nya hafal, baca Alquran nya dia pandai, cuman dia tidak beribadah kepada Allah, Katakan lah meninggal kan salat, tidak mau puasa, dia melanggar perintah Allah tapi dia Islam. Kalau dikatakan tidak islam dia marah, tersinggung dia. Ini namanya muslim Fasik.
Bagaimana muslim fasik, nanti di hari kemudian mizan ditimbang dosa dan pahala dulu, ternyata lebih banyak dosa, masuk neraka dulu terakhir nantik masuk sorga.
Sesuai dg berapa banyak dosa dibakar terlebih dahulu.
Jadi tiket masuk sorga itu adalah syahadatain, asalkan mengucap 2 kalimat syahadat kemudian diyakini, masuk sorga.
Cuma proses masuknya ini ada yang cepat ada yang lama, spt para nabi, para siddiqin, suhada, itu cepat proses nya.
Tapi muslim yang fasik, lama prosesnya.
Kenapa ini penting kita ketahui, karena itu pembeda kita dg kaum yang lainnya, seperti kaum sekuler.
Sebab bagi kita dunia ini hanya sebentar, Dunia itu bahasa Arab, artinya qaraba, dekat, Dimana dunia itu dekat, sebentar.
Jadi kita hidup di dunia ini tidak lama..
Dan selama lama hidup umur di dunia hanya 2000 th, dan jatah cuma 1 orang, yaitu nabi adam as, bapak2 sudah tau itu. Nabi nuh 950 th. Nabi Muhammad 63 th.
Sekarang rata2 usia harapan hidup kita kata mentri kesehatan dalam republika itu 60 tahun.
Jadi kalo ada yang bertanya, kenapa usia pensiun sekarang ditambah oleh pemerintah,? Karena angka kesehatan di indonesia sudah mulai naik. Sudah mulai bagus.
Guru 60 th, dosen 65, guru besar 70 th.
Apa maksud nya ?
Usia kesehatan ini menentukan juga dalam produktivitas nya.
Tapi bagaimana dg dunia ini, Sebentar saja.
Lalu apa yang harus kita perbuat?
Sebagai uraian penutup khatib ingin sampaikan, perkuatlah iman dan perbanyak amal saleh, hanya itulah yang akan menjadi bekal bagi kita untuk menghadap Allah SWT.
Kamis, 09 April 2026
Sikap Remeh yang Berbuah Kerugian Besar”
مَنِ اسْتَخَفَّ بِخَمْسٍ حُرِمَ خَمْسًا:
مَنِ اسْتَخَفَّ بِالْعُلَمَاءِ حُرِمَ الْعِلْمَ،
وَمَنِ اسْتَخَفَّ بِالْأُمَرَاءِ حُرِمَ الدُّنْيَا،
وَمَنِ اسْتَخَفَّ بِالْجِيرَانِ حُرِمَ الْمَنَافِعَ،
وَمَنِ اسْتَخَفَّ بِالْأَقَارِبِ حُرِمَ الشَّفَاعَةَ،
مَنِ اسْتَخَفَّ بِالْأَقَارِبِ حُرِمَ الْمَوَدَّةَ
***
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan). Dan jangan pula perempuan-perempuan (merendahkan) perempuan lain, boleh jadi perempuan (yang direndahkan) lebih baik dari mereka. Janganlah kamu saling mencela dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
مَنِ اسْتَخَفَّ بِخَمْسٍ حُرِمَ خَمْسًا
1. Manistakhafa bil ulama, hasiraddiina. Barang siapa yang meremehkan ulama, dia akan rugi dari segi agama. Dari segi ilmu.
Kalau agama rugi sengsara lah kita dunia akhirat. Orang tidak akan bahagia tanpa agama. Tau dan mengerti nya kita tentang agama itu termasuk jasa dan perjuangan nya guru guru kita dan para ulama kita terdahulu.
Al ulama wawarasatul Ambiya.
Oleh karenanya kita tidak boleh memandang enteng, remeh para ulama. Rugi besar dunia akhirat.
2. Wamanis takhaffa bil Umara, hasiratddunya.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا
Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ululamri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya) jika kamu beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih baik (bagimu) dan lebih bagus akibatnya (di dunia dan di akhirat).
Barang siapa yang meremehkan pemerintah mulai dari tingkat yang paling bawah, Wali nagari, camat, bupati sampai ke yang paling atas dsb, kita rugi dari segi dunia.
Contoh sederhana bapak kaumuslimin kalau Wali nagari kita remehkan, kita tidak akan mendapatkan KTP, orang tidak mungkin naik pesawat tanpa KTP, orang tidak mungkin naik haji tanpa ktp, itu contoh kecil bapak kaumuslimin belum lagi fasilitas dan hal2 yg lain. Oleh karena itu hal ini jangan sampai terjadi pada diri dan keluarga kita.
3. Wamanis takhaffa bil jiiran, khasiran manafi a.
Barang siapa meremehkan "Jiran" Jiran tetangga.
Tetangga baik dirumah kita, baik dikantor baik dipasar. Orang2 yg ada di sekitar kita, sama agama atau tidak, apalagi kita orang beriman. Nah, kalau kita tinggal di perkampungan yang rapat penduduk nya, ukuran nya 70 kiri kanan muka belakang rumah, semuanya Jiran kita, ada yang dekat ada yang jauh. Hubungan kita harus utuh harus kasih sayang dengan mereka.
Malah indikasi orang beriman, baik hubungan silaturrahmi nya dengan jiran.
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ
Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hormati Jiran.
Jadi inilah pentingnya menjaga hubungan baik dengan jiran, akan terasa nikmatnya duduk bersama itu kalau baik dengan jiran.
"Duduak surang basampik sampik duduak Basamo balapang lapang", salah satu indikasi nya baik dengan jiran.
Apapun kondisi kita bapak bapak kaumuslimin, apalagi dalam musibah, siapa yang mula-mula membantu kita, tidak lain kecuali tetangga.
Kalau kita renung2kan banyak manfaat tetangga itu bapak kaumuslimin, masalah pesta Jiran yg menolong, masalah musibah Jiran menolong, masalah Kematian Jiran menolong.
Pergi kita keluar kota siapa yang akan mengetahui kondisi rumah kita, bahkan menjaganya kalau bukan tetangga.
Oleh karenanya siapa yang meremehkan tetangga rugi dari segi manfaat.
4. Wamanis takhaffa bil aqaa rib,
Barang siapa yang meremehkan karib kerabatnya, dekat dia dengan keluarganya, rugi dari segi kasih sayang. Mamak saja dilecehkan bapak kaumuslimin, siapa yang mengurus pernikahan kemenakan kalau tidak mamak.. bisa saja seseorang tidak jadi pesta karena tidak baik hubungannya dengan si mamak, ini memang kelihatannya bagi sebagian orang sepele tapi besar pengaruh nya.
Oleh karena itu agar kasih sayang terjalin, maka jalin silaturahmi dengan karib kerabat, Apakah adik kita, kakak kita, mamak kita kemenakan dsb
5. Wamanis takhaffa bil aqaaribi hurimal mawadah. Barang siapa yang memandang enteng keluarganya, kalau oleh suami, istri. Kalau oleh istri, suami! rugi dia dari segi kasih sayang.
Bapak bapak mungkin telah melihat berapa banyak laki2 yang bercerai, nikah lagi, bercerai, nikah lagi lalu bercerai lagi. Kenapa itu bisa terjadi? Karena meremehkan istri bapak bapak, atau istri meremehkan suami akhirnya menderita!
Jadi inilah mudah mudahan yang 5 ini tidak ada pada diri kita bapak kaumuslimin. Kalaupun ada mari kita buang jauh-jauh agar kita tidak rugi dunia akhirat.
Naskah populer: Semangat Belajar Al-Qur’an di Usia Senja
Belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Setiap Muslim memiliki kewajiban untuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Karena itu, semangat untuk belajar Al-Qur’an tetap dapat tumbuh meskipun seseorang sudah memasuki usia lanjut.
Di beberapa majelis taklim dan kelompok jamaah masjid dan mushalla, penulis dapat melihat dan menjelaskan. Para lansia dengan penuh kesungguhan duduk bersama membuka mushaf Al-Qur’an, berusaha mengeja huruf demi huruf Al-Qur'an Walaupun usia tidak lagi muda dan daya ingat tidak sekuat dahulu, semangat mereka untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT tetap menyala.
Bagi sebagian jamaah yang sudah memasuki usia lanjut belajar Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi juga menjadi sarana menenangkan hati dan memperkuat keimanan. Dalam suasana pengajian yang hangat dan penuh kebersamaan, mereka saling memberi semangat dan dukungan. Kesalahan dalam membaca tidak menjadi penghalang, justru menjadi bagian dari proses belajar yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Peran penyuluh agama dan guru mengaji sangat penting dalam membimbing para lansia tersebut. Dengan metode pembelajaran yang sederhana, sabar, dan penuh perhatian, para lansia dapat belajar secara bertahap sesuai kemampuan mereka. Pendekatan yang lembut dan penuh motivasi membuat mereka merasa dihargai dan semakin percaya diri untuk terus belajar.
Semangat belajar Al-Qur’an di kalangan lansia menjadi teladan bagi generasi muda. Di usia yang tidak lagi muda, mereka tetap berusaha memperbaiki bacaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an.
Melalui kegiatan pembinaan Al-Qur’an bagi lansia, diharapkan semakin banyak masyarakat yang termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an sepanjang hayat. Karena pada akhirnya, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi kehidupan seorang Muslim hingga akhir hayatnya.
Rabu, 08 April 2026
Sabtu, 04 April 2026
CORETAN PENA HARIAN






