Kita sekarang hdup di alam fana, artinya disini selalu terjadi perubahan yang tidak bisa dielakkan. Ada yang pergi ada yang datang, ada yg lahir ada yang mati, begitu lah kita lihat di alam yang fana ini, tetapi kita tidak tinggal disini menetap. Ada namanya alam baqa, disitu barang kali tidak ada perobahan. Itulah yang dinamakan kampung akhirat.
Salah satu rukun iman kita yaitu yakin sungguh 2 bahwa adanya hari akhirat. Akhir dari segala hari, karena yang menentukan hari itu adalah ditandai adanya matahari dan bulan, tetapi pada hari itu tidak satupun tanda itu karena pada hari itu bumi dan langit habis digulung semua. Kita berada di alam baqa.
Kaumuslimin...
Perlu kita ketahui hari akhirat itu agar kita tidak terfokus hanya untuk hari ini, tetapi ada hari lain yang dinamakan hari akhirah. Disitu kita akan menerima apa yang kita kerjakan di dunia ini, disitu akan kita lihat sendiri.
Manakala وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَاِذَا هُمْ مِّنَ الْاَجْدَاثِ اِلٰى رَبِّهِمْ يَنْسِلُوْنَ ٥١
Sangkakala pun ditiup dan seketika itu mereka bergerak cepat dari kuburnya menuju kepada Tuhannya.
Jadi kita bangkit bagaikan cendawan tumbuh. Disitulah kita nanti akan berkumpul dan dihisab. Kita disitu akan dihitung, apa yang kita kerjakan selama ini. Amal kebajikan yang kita kerjakan selama ini, dihari itu akan diperlihatkan. Bahkan dihari itu ada timbangan adil, timbangan yang tidak diragui kebenaran nya. Disaat itu kita akan melihat فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ
Kita akan kaget nanti bapak kaumuslimin, ketika nanti kita melihat sendiri, kebaikan yang kita kerjakan, dan kita juga akan melihat sendiri keburukan2 yg kita kerjakan.
Ditambah lagi, kita tidak bisa berharap kembali untuk balik ke dunia ini Untuk beramal dan menghapus kesalahan kita. Ada keinginan untuk kembali, Tapi Ndak bisa lagi, bapak bapak kaumuslimin. Sekian banyak dari mereka berharap..
رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ
Ya Tuhan kami, kami telah melihat (hari Kiamat yang kami ingkari) dan mendengar (dari-Mu kebenaran ucapan rasul-rasul-Mu). Maka, kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan beramal saleh. Sesungguhnya kami (sekarang) adalah orang-orang yang yakin (akan adanya hari Kiamat).”
Nasi sudah menjadi bubur, kalam lah patah karateh lah baguluang. Sudah terlambat.
Aluminum 99. حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ (hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku)
لَعَلِّىٓ أَعْمَلُ صَٰلِحًا فِيمَا تَرَكْتُ
Mereka meminta untuk dikembalikan demi BERAMAL shalih, bukan untuk mengumpulkan kekayaan dunia, dan memuaskan syahwat
Itulah keadaan yang akan Kita hadapi nanti di akhirat.
Tapi apa kata Allah?
كَلَّاۗ اِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَاۤىِٕلُهَاۗ وَمِنْ وَّرَاۤىِٕهِمْ بَرْزَخٌ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Di hadapan mereka ada (alam) barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.
Nah oleh karena itu untuk menentukan nasib kita bahagia atau celaka kelak diakhirat, kitalah yang menentukan sekarang. Sebelum Kematian dan hari akhirat ini kita lalui marilah kita banyak beribadah, berbuat baik dan beramal saleh.
sekarang masih ada kesempatan kita untuk memperbaiki diri, masih ada kesempatan kita untuk berbuat baik, masih ada kesempatan kita untuk bertaubat menutupi kesalahan kita.
Mudah mudahan kita di akhirat kelak termasuk golongan orang2 yang selamat.




































