Selamat datang di blog Zainal Masri- semoga ada manfaatnya dan bernilai Ibadah disisi Nya serta menjadi cemety buat generasi yang akan datang.Amiin ya Rabbal 'Alamiin. Blog ini berisi tentang serba-serbi my prestasi-prestasi yang pernah diraih,, harapan: galilah potensi kita menjadi prestasi” jangan pernah berhenti melakukan aktifitas-aktifitas positif untuk mengukir prestasi ..Allah menciptakan manusia dengan sempurna, Allah memberi banyak potensi/kemampuan. Tugas kita adalah: mencari-menggali-menemukan-menmgembangkan dan meningkatkan kemampuan diri tersebut. Moment adalah peluang yang diberikan Allah kepada kita untuk maju, Allah tidak pernah memberi amanah/beban yang kita tidak mampu. Sukses/takdir baik diberikan kepada mereka yang optimis. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat di antara manusia lainnya. Yakinlah Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-nya. Doa adalah senjata kita yang paling Ampun. Usaha-Ikhtiar-Do,a. Kalau sabar menunggu masa, Insyaallah..��☕☕☕

Kamis, 13 Agustus 2026

CINTA TANAH AIR

Sebagaimana yang telah kita ketahui, bahwa Tanah Air” adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk menyebut seluruh bumi Indonesia yang terdiri dari daratan dan lautan. Istilah ini berbeda dengan sementara bangsa yang menggunakan istilah motherland atau fatherland untuk menunjuk wilayah mereka masing-masing.

Dalam bahasa arab kita kenal istilah Wathan, yang artinya tempat bermukim seseorang di mana kesetiaan dan pembelaannya tertuju ke tempat itu, baik dia lahir di sana maupun tidak.

Demikianlah sekelumit tentang arti tanah air. Kita selalu orang yang beriman, maka agama sebagai pedoman dan panduan hidup kita mengatakan kita manusia berasal dari tanah, begitu firman Nya dalam surat Tahaa 55

Jadi tanah adalah asal kejadian kita.

Sedangkan air adalah sumber kehidupan, orang tidak mungkin bisa hidup tanpa ada air, begitu dalam surat alambiya 30 

Jika demikian, kita memiliki keterikatan dengan tanah dan air. Dari sini wilayah tempat kita bermukim menuntut kita membela dan membangunnya, apalagi tanah dan segala isinya tidak kikir terhadap kita, tidak juga jemu mempersembahkan buat kita segala yang kita minta darinya.

Tanah air biasa juga ditunjuk dengan kata majemuk tumpah darah. Istilah ini bisa jadi terinspirasi oleh kesadaran bahwa kita lahir bersamaan dengan tumpahnya darah pada saat dan setelah ibu melahirkan kita. Darah yang keluar setelah kelahiran kita dinamai nifas, sedangkan kata nifas terambil dari kata nafs yakni hadirnya seorang bayi yang berjiwa. Tempat kita lahir dinamai “tumpah darah” untuk mengisyaratkan tempat kelahiran kita sekaligus menyiratkan bahwa kita bersedia membela tanah tersebut sampai titik darah yang penghabisan. Itulah tanah air kita. Itulah ibu pertiwi sekaligus di wilayah itulah darah kelahiran kita pernah tumpah melalui ibu kita.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Cinta tanah air merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat Allah. Kita lahir, hidup, mencari rezeki, beribadah, dan membangun keluarga di negeri ini. Karena itu, seorang mukmin hendaknya menunjukkan kecintaannya kepada tanah air melalui perbuatan yang baik.


Apa tanda seorang mukmin yang cinta tanah air?

Pertama, menjaga keamanan dan kedamaian. Tidak membuat keributan, tidak menyebarkan fitnah, dan tidak mudah mengadu domba sesama masyarakat.

Kedua, menjaga persatuan. Perbedaan suku, bahasa, adat, dan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk saling membenci. Allah berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal.

Ketiga, berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Keempat, menjaga lingkungan dan fasilitas umum. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak alam, serta ikut menjaga fasilitas yang digunakan bersama.

Kelima, mengisi kemerdekaan dengan iman, ilmu, dan amal saleh. Anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh, orang dewasa bekerja dengan jujur, dan kita semua menjalankan kewajiban kepada Allah serta kepada sesama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar