Kemerdekaan adalah nikmat terbesar yang patut kita syukuri. Dahulu para pejuang mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa agar bangsa ini terbebas dari penjajahan. Tugas kita hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan, melainkan mengisinya dengan iman, ilmu dan amal saleh.
Allah SWT berfirman:
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu." (QS. Ibrahim: 7)
Syukur tidak cukup diucapkan dengan lisan, tetapi harus dibuktikan dengan amal perbuatan.
مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Di antara bentuk syukur kita atas Nikmat kemerdekaan adalah:
Pertama, menjaga keimanan dan semangat cinta tanah air
Walaupun zaman sudah berubah, Aqidah jangan sampai goyah, silahkan saja musim berganti tapi keyakinan jangan sampai mati. Jaddidu imanakum, Segarkan imanmu karena iman yang kokoh merupakan bentuk wujud syukur kita kepada Allah atas kemerdekaan.
Orang orang tua kita terdahulu tidak mungkin mau memperjuangkan kemerdekaan kalau dia tidak beriman kepada Allah. Atas dasar iman lah mereka berjuang. Makanya dikatakan dalam Pembukaan UUD 1994 itu atas berkat Rahmat Allah...
Jadi, dalam rangka mengisi kemerdekaan mari kuatkan iman mantapkan Aqidah.
Yang kedua, menuntut dan menyebarkan Ilmu yang bermanfaat.
Ilmu yang dimaksud tentunya ilmu agama, kenapa demikian?
Karena orang tidak mungkin akan bersyukur kalau dia tidak tau agama, mustahil orang mau berjuang kalau dia tidak mengerti. Untuk tau dan mengerti itu butuh ilmu. Oleh karenanya jangan bosan-bosan kita menuntut ilmu, bukan saja untuk kita tapi kita wariskan pula untuk anak cucu kita generasi yang akan datang.
Yang ke tiga, amal shaleh.
amal saleh adalah segala perbuatan baik yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai dengan ajaran Islam.
Contoh: menjaga ibadah salat, membaca Alquran, berzikir, menjaga persatuan dan kesatuan, berbakti kepada orang tua, bersedekah apakah untuk anak yatim, orang miskin dan pembangunan masjid dsb.
Mungkin hari kita melihat tempat salat kita ini, ini sedang proses pembangunan bapak bapak kaumuslimin, ini merupakan salah satu ladang bagi kita untuk beramal, apakah dalam bentuk infaq shodaqoh dsb..
Setiap amal saleh yang kita lakukan merupakan wujud syukur atas nikmat kemerdekaan.
Jadi setiap kita musti beramal, yang punya harta beramal dengan hartanya, yang sehat beramal dengan tenaganya dan yang tidak punya apa-apa beramal dengan doanya.
Amal saleh itu kita kerjakan maksimal waktu kita masih hidup dan merdeka,
Addunya Daarul amal, wal akhirah Daarul jaza..
Jadi kalau sekarang kita malas, beramal, malas beraktivitas positif, menyia nyiakan waktu rugilah kita selama lamanya.
Bahkan kalau kita mati tidak ada yang kita bawa kecuali amal saleh kita..
Hanya ada tiga yang mengantarkan kita ke kubur kalau kita meninggalkan dunia ini
Ahluhu, wamaluhu, waamaluhu.
Jadi oleh karenanya, kalau kita benar benar mencintai bangsa ini, marilah kita mensyukuri nikmat kemerdekaan mengisinya dengan iman ilmu dan aktivitas yang bermanfaat.
Tanyalah diri kita...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar