Berdasarkan hadits yang kita bacakan tadi, maka dapat kita hidangkan bapak bapak kaumuslimin, ada 3 amalan yang akan menolong kita dari azab kubur.
Azab kubur bapak bapak adalah sesuatu yang pasti kita lalui, tapi tidak nampak. Kalau diperlihatkan Allah lah azab kubur itu bapak kaumuslimin, barang kali masjid akan selalu berlimpah ruah. Tidak saja hari Jumat dan hari raya, tapi Lima waktu sehari semalam akan penuh. Karena takut akan azab kubur.
Tapi karena tidak nampak, orang ada yang yakin dan ada yang tidak yakin.
Jamaah Jumat
Allah SWT berfirman : Aluminum 100
وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Dihadapan kamu telah menunggu alam barzah, itulah kuburan. Kalau sekarang Kita bapak bapak di atas bumi, Kuburan itu di dalam bumi.
Tapi mungkin, nanti, besok, lusa, Minggu depan tahun depan kita masuk ke sana.
Khatib yakin bapak bapak dan kita yang hadir ini sudah pernah mendekati kubur bahkan berdiri di pinggir kubur. Adakah hati berkata "ya Allah kapan saya masuk kedalam?"
Kalau ditanya apakah sudah siap atau belum?
Siap tidak siap kita pasti akan masuk ke dalam.
Kuburan, sudah lah sempit, gelapnya luar biasa, sendirian disitu! Sampai kapan? Sampai hari kiamat. Andaikan kita disiksa di azab, sampai kapan? Itu sampai hari kiamat.
Mudah mudahan kita ini terhindar dari azab kubur bapak bapak kaumuslimin. Amin..
Tapi perlu kita renungkan bapak bapak kaumuslimin bahwa itu rumah masa depan,
Rumah yang kita tempati hari ini boleh jadi bentuk dan nilainya nya bervariasi bapak bapak kaumuslimin, ada yang mahal ada yang sederhana, mati kita kita tinggalkan! Kita pindah ke rumah masa depan.
Harapan kita hendaknya rumah masa depan kita lebih indah, lebih mewah ketimbang rumah kita yang sekarang.
Sudah lah lapang, mewah bercahaya lagi!
Itu tergantung perjuangan kita sekarang,
Agar lapang, agar ramai agar bercahaya kuburan kita, 3 hal jangan sampai kita abaikan:
Iman yang kuat Aqidah yang kokoh, kemudian ilmu agama yang mantap, kemudian terakhir amal ibadah yang banyak.
Kalau yang tiga ini sudah oke, bapak kaumuslimin, maka kuburan kita menjadi raudatammirriyadil Jannah, menjadi taman dari taman-taman surga.
Tapi sungguh pun demikian bapak kaumuslimin, dalam hadits lain disampaikan oleh rasul:
Yuktarrajulu biqabrihi..
Seseorang kata nabi akan di datangi oleh malaikat dan akan di azab dalam kubur, seseorang itu mungkin dia penguasa, mungkin dia pejabat, konglomerat, org biasa macam macam.
1. Ketika malaikat datang dari arah kepala ingin melaksanakan tugas nya mengazab, tapi tidak bisa ia laksanakan. Walaupun sudah ada order dari Allah tapi tidak bisa ia lakukan.
Kenapa karena orang itu dibela oleh amalnya, yaitu Tilawatil Qur'an. Oleh karenanya mari kita luang kan waktu sedikit setiap hari untuk membaca Alquran, bahkan bukan hanya membaca tapi kita usahakan menghafalnya walaupun sedikit, kita usahakan memahami terjemahan dan isinya.
Rahasianya apa?
Andaikan nanti mata kita tidak lagi bisa berfungsi, hafalan masih bisa kita baca
2. Apabila malaikat datang dari tengah depan belakang kiri dan kanan, mereka tidak dapat melaksanakan tugas karena dibela oleh nilai sadaqah kita. Jadi sadaqah kita, wakaf kita, infak dan zakat kita itulah yang akan membela kita nanti di akhirat bapak kaumuslimin.
Makanya didalam ayat dikatakan: QS. Almunafiqun 10
فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَآ اَخَّرْتَنِيْٓ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۚ فَاَصَّدَّقَ وَاَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ ١
Kata Allah infakkan lah hartamu sebelum mati selagi hidup, walaupun sedikit. 2000, 5000, 10000, 50000, bahkan 100. Apalagi sampai jutaan. Itu membela kita di alam kubur.
Kalau kita tidak kita akan menyesal dan menangis nanti kepada Allah,, ya Allah andai kan aku diberi hidup walaupun sesaat, aku akan berinfaq, berwakaf dan aku beramal saleh
Tapi apa boleh buat sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tiada berguna.
3. Apabila malaikat datang dari arah kaki, wah ngeri bapak kaumuslimin.
Ia dibela oleh amalnya karena sering melangkah ke masjid, berangkat dari rumah walaupun dengan motor dengan mobil dengan berjalan kaki, itu membela kita di dalam kubur bapak kaumuslimin.
At-Taubah ayat 18
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut selain kepada Allah. Maka mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar