Assalamu’alaikum Wr.wb,
Yang terhormat Bapak/Ibu …
Para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh Musrenbang yang berbahagia.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat hadir bersama dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada hari ini.
Pada kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan salam maaf dari Pak kepala KUA, beliau sangat berkeinginan sekali hadir di acara kita hari ini tapi dalam hari yang bersamaan ada acara di Lubuk Sikaping bersama kawan2 yaitu acara Tabligh Akbar dan Do’a Bersama” serta memberikan dukungan moril dan doa bagi para korban musibah banjir yang menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kita doakan semoga aktivitas beliau lancar dan acara Musrenbang kita hari ini juga berjalan lancar.
Musrenbang merupakan forum penting dan strategis bagi kita semua untuk menyusun prioritas pembangunan apa yang akan kita laksanakan ke depan. Sebagai Kepala Kantor Urusan Agama, kami memandang bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, moral, spiritual, dan penguatan ketahanan keluarga sebagai pondasi masyarakat.
Dalam kesempatan ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa poin harapan:
1. Penguatan Program Bimbingan Keluarga. KUA berperan penting dalam memberikan layanan pra-nikah, bimbingan keluarga sakinah, dan edukasi sosial keagamaan. Kami berharap program ini mendapatkan dukungan, baik dari segi kebijakan maupun anggaran, agar mampu menyentuh masyarakat lebih luas.
2. Kolaborasi Lintas Sektor. Pembangunan masyarakat tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja. Sinergi antara pemerintah Nagari kecamatan, tokoh agama, dan lembaga pendidikan sangat diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, rukun, dan berdaya.
3. Peningkatan Layanan Keagamaan. KUA senantiasa berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, baik dalam pencatatan pernikahan, bimbingan keagamaan, maupun penyuluhan. Untuk itu, partisipasi dan masukan dari seluruh peserta Musrenbang sangat kami butuhkan.
3. Prioritas Pembangunan yang Berkeadilan. Melalui Musrenbang ini, mari kita bersama-sama merumuskan usulan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat.
Besar harapan kami agar hasil Musrenbang tahun ini dapat menjadi dokumen perencanaan yang berkualitas, berorientasi pada kemaslahatan umat, serta sejalan dengan visi pembangunan daerah kita.
Sebelum kami tutup, kami mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi secara terbuka, objektif, dan penuh semangat demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar