Selamat datang di blog Zainal Masri- semoga ada manfaatnya dan bernilai Ibadah disisi Nya serta menjadi cemety buat generasi yang akan datang.Amiin ya Rabbal 'Alamiin. Blog ini berisi tentang serba-serbi my prestasi-prestasi yang pernah diraih,, harapan: galilah potensi kita menjadi prestasi” jangan pernah berhenti melakukan aktifitas-aktifitas positif untuk mengukir prestasi ..Allah menciptakan manusia dengan sempurna, Allah memberi banyak potensi/kemampuan. Tugas kita adalah: mencari-menggali-menemukan-menmgembangkan dan meningkatkan kemampuan diri tersebut. Moment adalah peluang yang diberikan Allah kepada kita untuk maju, Allah tidak pernah memberi amanah/beban yang kita tidak mampu. Sukses/takdir baik diberikan kepada mereka yang optimis. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat di antara manusia lainnya. Yakinlah Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-nya. Doa adalah senjata kita yang paling Ampun. Usaha-Ikhtiar-Do,a. Kalau sabar menunggu masa, Insyaallah..��☕☕☕

Kamis, 27 Februari 2025

Maaf memaafkan

 Qs. Asy Syura:40

وَجَزَٰٓؤُا۟ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ

Pada saat menjelang ramadhan ini, sudah menjadi kebiasaan kita berjabatan tangan maaf memaafkan, begitu yang kita lakukan atau yang kita ucapkan. Tapi khatib sejenak ingin mengajak kita berfikir, apa sebenar nya yang dinamai dg maaf?

Mengapa hendaknya kita memaafkan yang bermasalah.

Manusia adalah tempat nya salah dan lupa. 

Manusia bisa salah betapapun kehebatannya dan bisa lupa. Jadi itu berarti kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, bisa juga kita lakukan, bahkan dalam bentuk yang lebih besar, malahan.

Jadi oleh karena itu, jika kita enggan memaafkan orang lain, maka wajar saja kita juga tidak akan dimaafkan oleh orang lain, 

bapak2 kaumuslimin jamaah jumat yang berbahagia.

Lalu bagaimana sih kita menyikapi kesalahan orang lain terhadap diri kita?

Apabila seorang melakukan kesalahan pada seseorang, maka ada beberapa sikap yang dapat kita lakukan sebenarnya:

1. Ini perlu kita garis bawahi, bahwa sikap ini keliru, Apabila ia membalas melebihi dari yang dilakukan yang bersalah kepadanya. Itu namanya penganiayaan.

2. Membalas dg setimpal bapak2 kaumuslimin

Ini, dibenarkan oleh agama, 

وَجَزَٰٓؤُا۟ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.

3. Bisa juga, dia tidak membalas

Tapi dia mengembalikan kepada Allah dengan berkata: seumur hidup saya tidak akan lupakan, kelak dihari kemudian saya akan tuntut.

4. Bisa juga " saya tidak akan lupakan" tapi saya serahkan balasannya kepada allah sesuai dg keadilan nya.

Nah, semua sikap yang telah kita uraikan tadi bapak2 kaumuslimin, bukan lah maaf namanya.

Maaf adalah menghapus kesalahan, maaf adalah melupakan nya. Sehingga tidak ada lagi kesalahan itu membekas di dalam hati sanubari seseorang. Ada yang lebih tinggi dari memaafkan, yaitu membuka lembaran baru namanya bapak2 kamuslimin..


Tapak tangan awak ko pak apak kaumuslimin, kita lambangkan sebagai lembaran2 kertas putih. Pada saat seseorang berjabatan tangan dan melepaskan tangan nya itu kembali maka dia bagaikan telah membuka lembaran baru, pada siapa yang ia berjabat tangan dengan nya.

Allah mengatakan dalam alquran yang amat sangat terpuji, yang disebut dengan istilah ihsan. Allah berfirman "wallahu yuhibbul muhsiniiin" allah senang kepada orang2 yang berbuat baik kepada siapa yang bersalah kepadanya.

Ini memang tidak mudah bapak2 kaumuslimin, tapi kita minimal menyadari bahwa kita bisa pula melakukan kesalahan, sehingga terbuka pintu hati kita untuk memberi maaf bahkan berbuat baik kepada yang bersalah kepada kita.

Alquran menjanjikan, bahwa balaslah keburukan dengan kebaikan.

اِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ

Seandainya engkau tolak keburukan orang, engkau balas dengan kebaikan. Maka siapa yang pernah bermusuhan dengan mu akan beralih sikap nya menjadi teman yang sangat  akrab.

Ini terjadi karena perbuatan baik yang dilakukan oleh orang yang pernah dianiaya, yang pernah terhadap nya dilakukan kesalahan.

Jadi jika kita tidak memaafkan, kita rugi bapak2 kaumuslimin, bukan saja tidak mendapat teman akrab yang baru di dunia, tapi juga tidak memperoleh derajat yang tinggi di akhirat..

Oleh karena itu, menjelang ramadhan th ini datang mari kita saling maaf memaafkan..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar