Selamat datang di blog Zainal Masri- semoga ada manfaatnya dan bernilai Ibadah disisi Nya serta menjadi cemety buat generasi yang akan datang.Amiin ya Rabbal 'Alamiin. Blog ini berisi tentang serba-serbi my prestasi-prestasi yang pernah diraih,, harapan: galilah potensi kita menjadi prestasi” jangan pernah berhenti melakukan aktifitas-aktifitas positif untuk mengukir prestasi ..Allah menciptakan manusia dengan sempurna, Allah memberi banyak potensi/kemampuan. Tugas kita adalah: mencari-menggali-menemukan-menmgembangkan dan meningkatkan kemampuan diri tersebut. Moment adalah peluang yang diberikan Allah kepada kita untuk maju, Allah tidak pernah memberi amanah/beban yang kita tidak mampu. Sukses/takdir baik diberikan kepada mereka yang optimis. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat di antara manusia lainnya. Yakinlah Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-nya. Doa adalah senjata kita yang paling Ampun. Usaha-Ikhtiar-Do,a. Kalau sabar menunggu masa, Insyaallah..��☕☕☕

Selasa, 24 November 2020

Selamat Hari Guru Oleh: Zainal Masri

Guru mungkin tidak berharap ucapan selamat dari kita, tidak berharap hadiah dan kejutan indah. Tapi sejatinya kita memperlakukan mereka secara istimewa seperti orangtua kita, karena mereka adalah orangtua pengganti jika di sekolah.

Tanpa mereka kita tidak bisa membaca, tanpa mereka kita tidak bisa menulis, tanpa mereka kita tidak bisa berhitung, tanpa mereka kita tidak bisa menjadi seorang profesor, tidak bisa menjadi dokter, ataupun profesi yang saat ini kita miliki karena mereka adalah pahlawan kita, pahlawan tanpa tanda jasa, seorang yang memberikan jasa yang tidak bisa dibayar dengan apapun karena pengabdian mereka yang murni, tulus berbagi ilmu.

Jika tak dapat memberi hadiah buat mereka,  minimal dapat menghargai dan mendoakan selalu setiap hari dan yang paling penting anggaplah dia sebagai orangtua kita sebagaimana beliau menganggap kita sebagai anak mereka sendiri.

Semoga guru-guru kita yang ada di Indonesia selalu berjaya dalam mengabdi. Amiin

Selasa, 08 September 2020

Selamat Hari Literasi

 




Kata Literasi sudah acapkali mungkin kita baca dan didengar. Tapi apa sih itu yang dikatakan literasi? Saya pernah mengikuti Lomba Baca Puisi Tingkat Sumatera di Padang Panjang. Tahun lalu. 

Pemahaman saya dari apa yang dihidangkan oleh pemateri ketika itu, literasi itu  ternyata suatu kemampuan  dalam diri seseorang berkaitan dengan menulis dan membaca. Tentu saja budaya menulis dan membaca itu sangat penting dalam hidup kita.

Kalau kita pikir untuk memahami hal-hal yang sederhana saja semua berawal dari membaca. Untuk mengetahui sebuah alamat kita harus membaca. Untuk mengetahui pola sebuah musim kita harus membaca. Untuk mengambil sebuah keputusan kita juga harus membaca. Bahkan untuk mengetahui tujuan hidup kita harus membaca. Dalam hidup beragamapun kita dituntut untuk membaca. Kita mungkin sepakat bahwa membaca sangat penting. Mencakup semua lini dalam kehidupan.

Pesan-pesan pemateri itu, tentu ingin kita bagi-bagi. Bukan niat menggurui. Kita tau membawa mengajak orang untuk cinta membaca adalah sesuatu yang sulit, dan tidak bisa dipaksakan, kepada siapapun bahkan pada anak, atau peserta didik kita sendiri. Tapi bagaimanapun kita tetap ingat mengingatkan dan tidak bosan-bosan mengajak. Buku adalah Gudang Ilmu, membaca adalah kuncinya.

Selamat Hari Literasi, 8 September 2020

Salam Literasi untuk negeriku Tercinta. ❤🇮🇩

By: Zainal Masri



Kamis, 16 Juli 2020

Sikap Kita terhadap Nikmat Nya

                          Dokumentasi Hanya Persiapan ketika di KUA


Kegiatan ibadah jumat di masjid  Annur Batu Karut hari ini berjalan dengan Lancar.

yang bertindak sebagai khatib dan Imam adalah Saudara Zainal Masri, S.PdI-Kepala MA dan Penyuluh Agama Kec. Tigo Nagari.

***
Resume:

Dihadapan Ratusan jamaah termasuk anak2/pelajar , Penyuluh yang juga sebagai kepala MA itu, menyampaikan Sejumlah Nikmat yang tak Bisa dihitung yang diberikan Allah, maka sebagai Mahkluk Nya bagaimana kita menyikapinya?. 
Demikianlah beliau  menghidangkan dengan Dasar Qs. Alkausart :1-3, bahwa Allah telah memberi kita nikmat yang banyak. Maka salatlah kamu kepada Tuhanmu dan berkurbanlah.

Jadi idealnya nikmat yang banyak diberikan Nya itu, disyukuri dengan beribadah dan berkurban bagi yang punya kemampuan. Sebagai bukti kalau kita mengaku hamba Nya.


Jangan sampai terdetik dihati kita untuk sombong dan membangga-banggakan diri. Jika kita sombong dan tak bersyukur, maka Allah mengancam dengan azabnya yang sangat pendih. (Qs. Ibrahim:7) 

Beliau menyampaikan, sejumlah nikmat2 Nya, termasuk tentang Pendidikan untuk anak2 generasi, patut di syukuri dengan hadir dan berdirinya MA tigo nagari. Tinggal lagi bagi kita mensyukurinya dengan memasukan anak2 kita ke MA, Agar anak2 kita menjadi anak2 yang punya nilai2 agama. 

Apa Akibat kalau kita tidak bersyukur?
Tentu, Allah marah.
Sehingga kalau kita renung2 kan, bisa jadi musibah datang, karena ulah kita sendiri. Sombong. Kalau Allah marah, disuruhnya makhluknya yang lain untuk menzahirkan kemarahannya, bisa lewat asap, air, api, atau Mungkin virus yang orang kata Covid 19 yang mewabahi sendi-sendi kehidupan masyarakat seperti hati ini, tidak hanya masyarakat Islam saja," ujarnya
Jadi mari kita syukuri Nikmat Nya.

Beliau menyampaikan juga, soal2 kursial dan menyikapinya, bahwa;
Ditengah wabah Pandemi covid 19 melanda dunia seperti sekarang ini, kita mengajak diri kita dan keluarga  agar bijaksana  menyikapi dan tetap  belajar mengambil hikmah, tetap waspada, bersihkan  diri dan jangan panik apalagi takutnya sampai berlebihan.   Jika kita tidak punya pengetahuan tentang itu, Ikutilah SOP Yang dihimbau pemerintah, dan Ahli kesehatan.  Fas Alu ahlazzikri, ingkunntum laa ta' lamuun.(*)

Wallahu'alam





Senin, 01 Juni 2020

Selamat Hari Lahir Pancasila



Zainal Masri
Selamat hari lahir pancasila 1 Juni 2020.

Semoga kita semakin mencintai Indonesia ini sebagai Tanah air dan  tumpah darah kita.Satu Nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. serta mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam menapaki hari-hari ke depan.

Sabtu, 23 Mei 2020

Khutbah Idul Fitri : Corona dan Sikap Kita

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

الله أَكْبَرُ كَبِيْرًا،وَالْحَمْدُلله كَثِيْرًا،وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَ أَصِيْلاً. لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ،صَدَقَ وَعْدَهُ، وَ نَصَرَ عَبْدَهُ، وَ أَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ. لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ هُوَاللهُ أَكْبَرُ. اللهُ أَكْبَر ُوَللهِ الْحَمْدُ.

 
اَلْحَمْدُللهِ الًّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ اَحَسَنُ عَمَلاَ، وَ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالتَّقْوَى وَ نَهَانَاعَنِ اتِّبَاعِ الْهَوَى.

أَشْهَدُأَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَامُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِى سَيِّدَنَامُحَمَّدً. امابعد.
عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ 

Qaa lallaahu ta'ala fil Quraanil Kariim..a 'uzubillaa hi minasy syaitaa nirrajiim bismillaahirrahmaa nirrahiim

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun".
صدق الله العظيم

Jamaah Salat idul fitri Rahma kumullaah..

Syukur Alhamdulillah, Kita ucapkan Kepada Allah Azza wajalla
Shalawat dan salam untuk junjungan kita nabi Muhammad saw.

Allāhu Akbar, Allāhu Akbar, Allāhu Akbar walillaa hilhamd.

Satu bulan lamanya kita menjalankan ibadah Puasa dengan segala romantikanya, dengan harapan di hari yang fitri ini kita mempunyai harapan menjadi orang bertakwa yang mempunyai Akhlak yang baik.

Suasana Idul Fitri tahun ini, bahkan ibadah selama bulan Ramadan yang baru saja kita lalui, kita rasakan benar-benar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun ini, kita lebih banyak melaksanakan semua ibadah dari rumah bersama keluarga, disebabkan adanya Wabah yang melanda dunia, yang disebut dengan covid 19. 

Tetapi kita Sebagai orang yang beriman dan selalu bersyukur dengan Nikmat Allah. Tentu kita tidak terlalu takut, apalagi sampai panik dengan hal tersebut. kita tetap menggali apa hikmah di balik ujian itu, mengapa Allah SWT menguji kita dengan wabah virus corona, makhluk yang kecil yang membuat kita dan seluruh umat manusia berada dalam situasi dan kondisi serba terbatas.

Jamaah shalat idul Fitri yang berbahagia.

Lalu bagaimana, kita menyikapinya: 

Pertama, kita tidak boleh sombong dalam hidup ini. Kita harus tetap bersabar dan harus mencari, dan menggali apa hikmah dibalik itu dan menyerah kan persoalan ini kepada Nya sebagai sebuah keyakinan iman kita. Begitu firman Nya Dalam Attaubah : 51

قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal".

Jadi mari kita intropeksi diri kita. Barangkali selama ini kita sering bersikap angkuh dan sombong kepada Allah SWT. Sehingga Allah juga sombong kepada kita. Kalau Allah sombong, apa yang tidak mungkin? Baru sekedar covid 19, Allah zahirkan kesombongan Nya, berapa banyak manusia meninggal dunia karenanya..

Kedua, agar kita berusaha  menghindari musibah yang kita kawatirkan mengancam hidup kita. Dalam bahasa agama disebut berikhtiar dengan sepenuh hati. 

Jadi, Belajarlah, pahamilah apa yang dikatakan para Ahli. Artinya mengikuti prosedur, SOP yang sudah ditetapkan oleh Ahli Kesehatan dan diakui oleh Negara. Itu menjadi fardu 'ain. 
MUI sudah mengeluarkan fatwa terkait Corona. Maka Umat islam wajib membersihkan dirinya,  wajib menjaga dirinya jangan sampai kena. Oleh karena itu ikutilah aturan sebagaimana dihimbau oleh Negara. 

Dewan masjid Indonesia telah mengeluarkan edaran. Ke masjidpun jika kita sakit, tidak ada masalah tidak ke masjid, ditunda dulu. Jangan salah dimengerti, Jangan kita katakan MUI melarang ke masjid. Yang dimaksud nya pelihara diri kita, orang lain juga jangan sampai kena musibah ini.

Ketiga
Bahwa ujian, cobaan adalah sebuah kenyataan hidup.
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Salah satu ujian Nya adalah kecemasan, untuk mengatasinyanya disinilah perlunya arti penting agama.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
 (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun".

Mudah-mudahan khutbah yang pendek dan Ringkas ini ada manfaat nya bagi kita, dan semoga kita terjauh dari Musibah, terjauh dari Azab Allah, terjauh dari azab dunia dan azab api neraka.

Fa'tabiru Ya ulil Abshar, la'album Turhamuun.

Khutbah kedua

اللهُ اَكْبَرْ (3×) اللهُ اَكْبَرْ (4×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَالللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ
للهِ الًّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ اَحَسَنُ عَمَلاَ، وَ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالتَّقْوَى وَ نَهَانَاعَنِ اتِّبَاعِ الْهَوَى.

أَشْهَدُأَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَامُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِى سَيِّدَنَامُحَمَّدً. امابعد.
عِبَادَاللهِ اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ 

Qaa lallaahu ta'ala fil Quraanil Kariim..a 'uzubillaa hi minasy syaitaa nirrajiim bismillaahirrahmaa nirrahiim. 

ان اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ .ف العا لمين إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَْلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ. 
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. 
والحمد الله رب لعلمين
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.
 



Rujukan: Dikutip Dari Penjelasan Prof.Dr. Duski Samad, Guru Besar UIN IB. Padang dan juga Ketua MUI Kota Padang

Minggu, 03 Mei 2020

Jendela Hasil pemilihan sampul

Dua sampul cantik ini telah dihidangkan di kelas dan Pemirsa. Sesudah dilakukan pemilihan serta survey dan jejak pendapat baik dari kelas, sahabat-sahabat pemirsa di medsos, maupun di status WA. hasil pemilihan dalam menentukan mana sampul yang indah dan menarik. Di antara kedua sampul tersebut?  mmm..

Alhasil, dapat saya Coretkan jendela ini ternyata, tidak mudah dalam menentukan pilihannya, apalagi yang akan dipilih itu  kedua-duanya cantik dan Elok punya makna dan filosofi  tersendiri bagi pemilihnya. 

Akan tapi setelah melihat, mengingat dan menimbang pilihan atau katakanlah suara. Pilihan  terbanyak Jatuh pada Nomor 1. Akhirnya Ditetapkan Nomor 1 sebagai sampul.

Kakanda Muhammad Subhan (Instruktur Pendamping) dengan bijaksana  telah menyampaikan keputusan berdasarkan  pemilihan dan pertimbangan serta Alasannya. Terpilihnya SAMPUL NOMOR 1, dengan alasan sebagai berikut:

Pertama, Karakter sampul ini kuat, termasuk latar warna yang agak buram, sebab filosofinya menyimbolkan awal mula proses kreatif yang tantangannya tidak mudah; perlu berdarah-darah. Jika memilih kover cerah (nomor 2), selayaknya penulis-penulis di buku ini adalah penulis-penulis yang sudah matang (profesional), sukses, sementara di buku ini mayoritas pemula; yang baru berproses. Buku ini ditujukan sebagai pemantik semangat berkarya, melecut diri untuk lebih disiplin dan giat, serta sebagai batu loncatan untuk melangkah ke buku-buku berikutnya.

Kedua, Ilustrasi/gambar buku dan pena di bagian depan lebih nyata dibanding ilustrasi buku pada Sampul Alternatif 2 yang berupa lukisan.

Ketiga, Ilustrasi burung-burung yang terbang dari buku menyimbolkan proses yang tidak pernah henti sehingga dari karya-karya yang ditulis akan mencapai hasil (sukses) di kemudian hari.
***
My Coretan
Alhamdulillah, pena pemula, sepertinya  bahagia tersendiri yang sulit di coretkan dengan kata-kata. Karena kalau ada buku di dunia ini yang terbit dan dibaca oleh  orang dan di tempatkan di Pustaka nanti, mungkin inilah pertama kali buku bacaan yang di dalamnya ada namaku. Hasil dari ke sungguh-sungguhan ikut belajar menulis, Kisah-kisah inspiratif seputar Proses Kreatif, dibawah bimbingan Kakanda Muhammad Subhan (my teacher), Pegiat Literasi Sumatera Barat.

Lanjut,
Buku Cantik ini, mungkin memiliki ketebalan lebih kurang 200-an halaman. Isinya Terdiri dari 41 hasil Tulisan Proses kreatif. 

Kalau ada teman-teman yang mau pesan, Disila..❤
Sekarang kita masih buka Pre-order, yang  diterbitkan oleh salmapublishing.

Kapan lagi? ya, melihat dan membaca bagaimana lika-liku dan romantika kisah-kisah kami dalam kepenulisan di dalam buku ini. 😃😍☕

***
Tapi ada yang tidak boleh dilupakan disini. Ucapan Terimakasih atas Cemety  dan Ilmu yang diberikan kakanda Muhammad Subhan. Sukses Kakanda,  Dan..Ya, semoga ini merupakan Langkah awal bagi saya untuk menyalurkan hobi dan cita-cita baru dalam dunia menulis dan bisa secepatnya juga naik kelas sehingga bisa menyambung ke kelas yang lebih tinggi. Semoga ilmu yang diberikan..menjadi ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat.   امين 🤲🏻

Zainal Masri, Pasaman
Hp. 085278158841

Rabu, 22 April 2020

Marhaban ya Ramadhan..



         السلام عليكم ورحمة الله وبر كاته
Tanpa terasa, Alangkah cepat Perjalanan Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan Tahun. dibanding dengan Hadirnya usia kita.Tanpa terasa kita telah berada di ujung bulan syaban 1441 H.

Ramadhan telah dekat, Oleh karena itu,  saya Zainal Masri, Mengucapkan;

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1441 H. 

Jika ada khilaf dan salah, baik disengaja maupun tidak disengaja, saya Mohon Maaf Lahir dan batin. 🙏. (*)

Semoga amal Ibadah kita diterima Oleh Nya. Amiin..🤲