رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنۡيَا وَمَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ خَلَاقٍ
di antara manusia ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia," dan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun.
رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنۡيَا حَسَنَةً وَّفِى الۡاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَّارِ
Dan di antara mereka ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Ada 3 bentuk orang yang kekal dalam neraka:
1. Kafiriun, orang kafir, atheis, tidak bertuhan. Masuk neraka selama lamanya, ndak keluar lagi dia.
2. Musyrikun, orang musryik, Tuhan Allah diyakini juga tapi Tuhan lain jg ada, ada Tuhan serapnya, ada trinitas nya, ada Tuhan bapanya ada Tuhan anaknya, ada Tuhan roh kudusnya ada brahmananya, ada Tuhan wisnunya, ada Tuhan siwanya, Dsb. Lebih dari satu adalah musyrik.
Ini juga khaalidiina, kekal di dalam neraka.
3. Munafikun.
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
Sesungguhnya orang-orang munafik tersebut tempat nya adalah kerak2 neraka.
Bapak2 kaumuslimin, kita tau asfal adalah bahasa arab. Ternyata hari ini aspal sudah jadi bahasa indonesia.
Aspal artinya yang paling dibawah, yang diinjak, bahan jalan kalau bagi kita. Aspal itu dalam bahasa arab yang paling rendah derajatnya nanti dalam kerak2 neraka.
Itulah Orang munafik.
Tapi bagaimana dg orang mukmin?
Dia syahadatain, Rukun iman nya hafal, rukun islam islam nya hafal, baca Alquran nya dia pandai, cuman dia tidak beribadah kepada Allah, Katakan lah meninggal kan salat, tidak mau puasa, dia melanggar perintah Allah tapi dia Islam. Kalau dikatakan tidak islam dia marah, tersinggung dia. Ini namanya muslim Fasik.
Bagaimana muslim fasik, nanti di hari kemudian mizan ditimbang dosa dan pahala dulu, ternyata lebih banyak dosa, masuk neraka dulu terakhir nantik masuk sorga.
Sesuai dg berapa banyak dosa dibakar terlebih dahulu.
Jadi tiket masuk sorga itu adalah syahadatain, asalkan mengucap 2 kalimat syahadat kemudian diyakini, masuk sorga.
Cuma proses masuknya ini ada yang cepat ada yang lama, spt para nabi, para siddiqin, suhada, itu cepat proses nya.
Tapi muslim yang fasik, lama prosesnya.
Kenapa ini penting kita ketahui, karena itu pembeda kita dg kaum yang lainnya, seperti kaum sekuler.
Sebab bagi kita dunia ini hanya sebentar, Dunia itu bahasa Arab, artinya qaraba, dekat, Dimana dunia itu dekat, sebentar.
Sebentar datang lagi pemilu, sebentar datang lagi pilpres. Umur kita tidak tau saja sudah 40, tau2 sudah 60. Ndak sadar kita itu, karena dia sebentar. Itu yang dunia.
Dan selama lama hidup umur di dunia hanya 2000 th, dan jatah cuma 1 orang, yaitu nabi adam as, bapak2 sudah tau itu. Nabi nuh 950 th. Nabi Muhammad 63 th.
Sekarang rata2 usia harapan hidup kita kata mentri kesehatan dalam republika itu 60 tahun.
Jadi kalo ada yang bertanya, kenapa usia pensiun sekarang ditambah oleh pemerintah,? Karena angka kesehatan di indonesia sudah mulai naik. Sudah mulai bagus.
Guru 60 th, dosen 65, guru besar 70 th.
Apa maksud nya ?
Usia kesehatan ini menentukan juga dalam produktivitas nya.
Tapi bagaimana dg dunia ini, Sebentar saja.
Lalu apa yang harus kita perbuat?
Sebagai uraian penutup khatib ingin sampaikan, perkuatlah iman dan perbanyak amal saleh, hanya itulah yang akan menjadi bekal bagi kita untuk menghadap Allah SWT.